Prabowo Resmikan Listrik 1.400 Desa Sebelum 14 Agustus 2026, Ini Fakta dan Target Pemerintah
Prabowo Resmikan Listrik 1.400 Desa Sebelum 14 Agustus 2026, Ini Fakta dan Target Pemerintah.gbr.ist--
Namun, manfaat tersebut juga bergantung pada keberlanjutan pasokan dan kemampuan masyarakat memanfaatkan listrik untuk kegiatan produktif.
BACA JUGA:Mobil Listrik Offroad Lebih Ganas? Ini Alasan Akselerasi dan Daya Tanjaknya Sulit Ditandingi
Bagaimana Pemerintah Melistriki Desa yang Terpencil?
Pemerintah menyiapkan beberapa pendekatan untuk memperluas elektrifikasi. Strateginya mencakup perluasan jaringan listrik yang dekat dengan jaringan PLN, pembangunan mini grid berbasis potensi energi setempat, serta pemasangan PLTS individual dengan baterai untuk permukiman yang tersebar dan sulit dijangkau jaringan listrik.
Strategi Sasaran
Perluasan jaringan listrik Desa yang dekat dengan jaringan PLN
Mini grid Wilayah terpencil dan kepulauan
PLTS dengan baterai Permukiman yang tersebar
Apakah Program Listrik Desa Berlanjut Setelah 2026?
Ya. Bahlil menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk melanjutkan program listrik desa pada 2026 dan 2027. Dengan demikian, peresmian sekitar 1.400 desa bukan akhir dari program pemerataan listrik.
Selain elektrifikasi desa, pemerintah juga menyiapkan pembangunan proyek PLTS berkapasitas 100 gigawatt (GW). Tahap awal proyek tersebut disebut akan segera dimulai melalui groundbreaking.
BACA JUGA:Tips Memilih Mobil Listrik (EV) Bekas yang Punya Resale Value Tinggi
FAQ
Kapan Prabowo meresmikan listrik 1.400 desa?
Berdasarkan keterangan Menteri ESDM pada 28 Juli 2026, peresmian program listrik di sekitar 1.400 lokasi direncanakan berlangsung sebelum 14 Agustus 2026.
Apakah program 1.400 desa merupakan proyek tahun 2026?
Tidak. Proyek yang akan diresmikan merupakan program tahun 2025 yang pengerjaannya telah selesai. Pemerintah kemudian menyiapkan kelanjutan program untuk 2026 dan 2027.
Apa tujuan utama program listrik desa?
Tujuan utamanya adalah memperluas akses energi listrik kepada masyarakat di wilayah yang belum terjangkau dan mempercepat pemerataan elektrifikasi nasional.
Apakah semua desa Indonesia sudah mendapatkan listrik?
Belum. Pemerintah masih menjalankan program bertahap untuk menjangkau desa-desa yang belum memiliki akses listrik. Karena itu, percepatan elektrifikasi masih menjadi agenda pemerintah.
Kesimpulan