bacakoran.co - cara memilih cushion yang tepat bukan hanya melihat warna kulit, tetapi juga undertone.
warm undertone cocok dengan shade bernuansa kuning atau golden, cool dengan pink atau rosy, sedangkan neutral lebih fleksibel.
memilih cushion sering terlihat sederhana, tetapi kenyataannya banyak orang masih salah menentukan shade.
warna cushion yang terlihat cocok di kemasan belum tentu menghasilkan warna yang menyatu dengan kulit ketika diaplikasikan.
kesalahan memilih shade dapat membuat wajah terlihat abu-abu, terlalu kuning, terlalu merah, bahkan lebih gelap dibandingkan leher.
salah satu penyebabnya adalah pengguna hanya memperhatikan skin tone tanpa mengetahui undertone.
padahal, dua orang dengan tingkat kecerahan kulit yang sama belum tentu cocok menggunakan shade cushion yang sama.
apa itu skin tone dan undertone?
sebelum membeli cushion, penting memahami perbedaan skin tone dan undertone.
skin tone adalah tingkat kecerahan warna kulit yang terlihat dari luar.
secara sederhana, skin tone dapat berada pada kategori fair, light, medium, tan, hingga deep.
sementara itu, undertone merupakan rona dasar kulit yang cenderung tetap meskipun warna permukaan kulit berubah karena paparan matahari.
undertone umumnya dibagi menjadi tiga:
- warm: kuning, golden, atau keemasan.
- cool: pink, kemerahan, atau kebiruan.
- neutral: perpaduan warm dan cool.
mengetahui keduanya akan membuat pemilihan cushion jauh lebih akurat.
1. cara mengetahui undertone kulit
ada beberapa cara sederhana untuk memperkirakan undertone sebelum membeli cushion.
lihat warna pembuluh darah
perhatikan pembuluh darah di bagian dalam pergelangan tangan dengan pencahayaan yang cukup.
jika terlihat lebih hijau, kemungkinan undertone cenderung warm.
jika terlihat biru atau ungu, kemungkinan undertone cenderung cool.
jika sulit menentukan apakah pembuluh darah terlihat hijau atau biru, undertone bisa saja neutral.
namun, metode ini bukan patokan mutlak. kondisi pencahayaan dan warna kulit dapat memengaruhi hasil pengamatan.
perhatikan perhiasan yang terlihat cocok
cara lain adalah melihat warna perhiasan yang biasanya terlihat lebih menyatu dengan kulit.
jika emas terlihat lebih cocok, undertone mungkin warm.
jika silver terlihat lebih cocok, undertone mungkin cool.
jika keduanya terlihat cocok, undertone kemungkinan neutral.
metode ini juga sebaiknya digunakan sebagai petunjuk tambahan, bukan satu-satunya penentu.
2. cushion untuk warm undertone
pemilik warm undertone biasanya lebih cocok dengan cushion yang memiliki dasar warna kuning, golden, beige hangat, atau warm.
shade yang terlalu pink dapat membuat wajah terlihat kurang menyatu atau bahkan agak kemerahan.
namun, jangan langsung memilih shade paling kuning.
tingkat kecerahan kulit tetap harus diperhatikan.
misalnya, seseorang memiliki warm undertone tetapi skin tone-nya light.
shade yang dipilih harus berada pada tingkat kecerahan yang sesuai, bukan sekadar mengambil warna golden yang terlalu gelap.
3. cushion untuk cool undertone
pemilik cool undertone umumnya dapat mempertimbangkan shade dengan nuansa pink, rosy, atau cool beige.
cushion dengan dasar terlalu kuning terkadang membuat wajah terlihat tidak natural.
untuk pengguna dengan kulit fair atau light dan undertone cool, shade bernuansa pink dapat memberikan hasil yang lebih menyatu.
namun, perhatikan juga apakah produk menggunakan sistem penamaan shade yang berbeda.
istilah seperti c, p, r, n, w, atau y dapat memiliki arti berbeda pada setiap merek.
karena itu, jangan memilih shade hanya berdasarkan kode huruf tanpa membaca deskripsi produk.
4. cushion untuk neutral undertone
jika memiliki neutral undertone, pilihan shade biasanya lebih fleksibel.
shade neutral, beige, atau warna yang tidak terlalu dominan kuning maupun pink dapat menjadi pilihan awal.
keuntungan undertone neutral adalah lebih mudah menyesuaikan diri dengan berbagai variasi shade.
meski demikian, tingkat kecerahan kulit tetap menjadi faktor utama.
jangan memilih shade terlalu terang hanya karena undertone neutral dianggap fleksibel.
5. jangan tes cushion di tangan
ini salah satu kesalahan yang sering dilakukan ketika membeli complexion.
warna kulit tangan tidak selalu sama dengan warna kulit wajah.
karena itu, mengoleskan cushion di tangan belum tentu memberikan gambaran akurat mengenai hasil akhirnya.
jika memungkinkan, lakukan swatch pada area rahang yang mendekati leher.
tujuannya adalah mencari shade yang terlihat menyatu antara wajah dan leher.
perhatikan hasilnya di bawah cahaya alami.
lampu toko dapat mengubah persepsi warna sehingga shade yang terlihat cocok di dalam ruangan belum tentu terlihat sama ketika berada di luar.
6. pilih shade yang menyatu, bukan yang membuat wajah terlalu putih
salah satu kesalahan saat membeli cushion adalah memilih shade yang terlalu terang karena ingin membuat wajah terlihat lebih cerah.
padahal, base makeup seharusnya terutama menyamakan warna kulit, bukan membuat wajah jauh lebih putih daripada leher.
jika shade terlalu terang, wajah dapat terlihat seperti menggunakan topeng.
sebaliknya, shade yang terlalu gelap bisa membuat wajah tampak kusam.
untuk hasil natural, cari shade yang paling mendekati warna kulit di area rahang dan leher.
7. perhatikan oxidation
cushion tertentu dapat mengalami oksidasi, yaitu perubahan warna setelah produk terkena udara, minyak kulit, atau setelah beberapa waktu digunakan.
shade yang awalnya terlihat pas dapat berubah menjadi sedikit lebih gelap atau berbeda setelah beberapa menit.
karena itu, jika mencoba cushion secara langsung, jangan buru-buru menentukan pilihan hanya beberapa detik setelah produk diaplikasikan.
berikan waktu beberapa menit untuk melihat bagaimana warna akhirnya menyatu dengan kulit.
8. sesuaikan cushion dengan jenis kulit
selain warna, formula cushion juga harus disesuaikan dengan kondisi kulit.
kulit kering: dapat mempertimbangkan cushion dengan hasil dewy atau hydrating agar tampilan tidak terlalu kering.
kulit berminyak: lebih cocok mempertimbangkan formula dengan hasil natural hingga matte dan kemampuan oil control.
kulit kombinasi: dapat memilih formula yang memberikan keseimbangan antara kelembapan dan kontrol minyak.
kulit normal: relatif fleksibel dan dapat memilih hasil akhir berdasarkan preferensi.
perlu diingat, hasil akhir cushion juga dipengaruhi skincare, primer, kondisi cuaca, dan cara aplikasi.
cara memilih cushion yang tepat dimulai dengan mengetahui skin tone dan undertone.
warm undertone cenderung cocok dengan shade golden atau kuning, cool dengan rona pink atau rosy, sedangkan neutral lebih fleksibel.
namun, undertone bukan satu-satunya faktor.
tingkat kecerahan kulit, oksidasi produk, formula, dan pencahayaan juga harus diperhatikan.
cara paling aman adalah mencoba cushion di area rahang menuju leher, kemudian melihat hasilnya dalam pencahayaan alami.
pilih warna yang menyatu dengan kulit, bukan sekadar shade yang membuat wajah terlihat lebih putih.
dengan memahami undertone sebelum membeli, risiko mendapatkan cushion yang abu-abu, terlalu kuning, terlalu pink, atau terlalu gelap dapat dikurangi.