bacakoran.co

Video Viral Badai Debu Tebal Selimuti Kawasan Masjid Nabawi, Apa Penyebabnya?

Cuaca Ekstrem di Madinah Angin Kencang Bawa Pasir Hingga Langit Gelap di Sekitar Masjid Nabawi --X

BACAKORAN.CO  - Badai pasir parah melanda kawasan Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi, pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Angin kencang membawa debu tebal yang menurunkan jarak pandang secara drastis dan mengganggu aktivitas jemaah di sekitar masjid suci tersebut.

Video yang beredar memperlihatkan suasana mendadak gelap, karpet sholat bergeser, serta orang-orang bergegas mencari perlindungan.

Fenomena ini terjadi di tengah peralihan musim dan telah diperingatkan sebelumnya oleh otoritas meteorologi setempat.  

BACA JUGA:Ruben Onsu Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar: Klaim Uang Mengalir ke Sarwendah?

Sebagaimana dikutip dari akun X @PostMKG (Mas Annadwi) pada tanggal 27 Agustus 2026, “BADAI PASIR parah melanda kawasan Masjid Nabawi, Kota Madinah - ARAB SAUDI. Angin kencang membawa debu tebal hingga menurunkan jarak pandang.”

Apa yang Terjadi di Sekitar Masjid Nabawi?  

Pada sore hingga malam 25 Agustus 2026, kawasan Masjid Nabawi dilanda angin kencang yang mengangkat debu dan pasir dari sekitarnya. Langit yang semula cerah berubah menjadi kekuningan hingga hampir gelap.

Jarak pandang menurun tajam sehingga banyak jemaah kesulitan melihat dengan jelas.  

BACA JUGA:Setiap Tetes Darah yang Didonorkan Bukti Kepedulian Demokrat Prabumulih Membantu Sesama

Dari video yang beredar, terlihat:  

Debu tebal memenuhi halaman dan area terbuka masjid.  

Jemaah, termasuk wanita berhijab dan anak-anak, berlindung atau berjalan cepat sambil menutup wajah.  

Beberapa karpet sholat tergulung atau bergeser karena hembusan angin.  

Penerangan masjid tetap menyala, namun suasana tampak kabut tebal.  

Video Viral Badai Debu Tebal Selimuti Kawasan Masjid Nabawi, Apa Penyebabnya?

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co  - badai pasir parah melanda kawasan masjid nabawi di kota madinah, arab saudi, pada selasa, 25 agustus 2026.

angin kencang membawa debu tebal yang menurunkan jarak pandang secara drastis dan mengganggu aktivitas jemaah di sekitar masjid suci tersebut.

video yang beredar memperlihatkan suasana mendadak gelap, karpet sholat bergeser, serta orang-orang bergegas mencari perlindungan.

fenomena ini terjadi di tengah peralihan musim dan telah diperingatkan sebelumnya oleh otoritas meteorologi setempat.  

sebagaimana dikutip dari akun x @postmkg (mas annadwi) pada tanggal 27 agustus 2026, “badai pasir parah melanda kawasan masjid nabawi, kota madinah - arab saudi. angin kencang membawa debu tebal hingga menurunkan jarak pandang.”

apa yang terjadi di sekitar masjid nabawi?  

pada sore hingga malam 25 agustus 2026, kawasan masjid nabawi dilanda angin kencang yang mengangkat debu dan pasir dari sekitarnya. langit yang semula cerah berubah menjadi kekuningan hingga hampir gelap.

jarak pandang menurun tajam sehingga banyak jemaah kesulitan melihat dengan jelas.  

dari video yang beredar, terlihat:  

debu tebal memenuhi halaman dan area terbuka masjid.  

jemaah, termasuk wanita berhijab dan anak-anak, berlindung atau berjalan cepat sambil menutup wajah.  

beberapa karpet sholat tergulung atau bergeser karena hembusan angin.  

penerangan masjid tetap menyala, namun suasana tampak kabut tebal.  

fenomena ini bukan hanya kejadian lokal.

sejumlah laporan media nasional indonesia, mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem serupa juga melanda makkah dengan hujan badai dan sambaran petir di menara abraj al-bait.  

penyebab badai pasir menurut meteorologi  

menurut penjelasan yang menyertai postingan @postmkg, fenomena cuaca ekstrem ini akibat ketidakstabilan atmosfer yang menandai fase peralihan musim panas ke musim gugur.

pusat meteorologi nasional arab saudi (national center for meteorology/ncm) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan terkait angin kencang dan debu di wilayah madinah.  

ncm juga mengeluarkan peringatan merah dan oranye untuk wilayah lain di arab saudi pada periode yang sama, mencakup potensi hujan lebat, angin kencang, hujan es, dan banjir bandang di beberapa wilayah makkah dan sekitarnya.

suhu di madinah masih tinggi, mencapai kisaran 47°c pada siang hari di beberapa laporan, yang memperkuat instabilitas atmosfer.  

cuaca ekstrem semacam ini relatif umum di wilayah gurun arab saudi, terutama saat perbedaan tekanan dan suhu yang signifikan memicu angin kencang yang mengangkat partikel pasir dan debu.  

dampak terhadap jemaah dan aktivitas di masjid nabawi  

aktivitas jemaah di kawasan masjid nabawi sempat terganggu.

banyak yang bergegas menuju area tertutup atau menggunakan penutup wajah (masker atau kain) untuk melindungi diri dari debu.

beberapa keluarga dengan anak kecil terlihat lebih berhati-hati.  

setelah badai mereda, otoritas setempat meningkatkan pengamanan dan melakukan pembersihan di sekitar masjid.

tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan infrastruktur besar yang dilaporkan secara luas dari peristiwa 25 agustus tersebut.

kondisi jemaah umrah dari indonesia, menurut sejumlah laporan travel agent, tetap aman.  

komentar netizen pun beragam.

“ini pertanda apa lagi ya allah,” tulis @mang_gondrongg menanggapi video tersebut.

pada hari-hari berikutnya, makkah juga dilanda hujan badai dan petir yang menyambar menara abraj al-bait (menara jam makkah). 

Tag
Share