bacakoran.co

Indonesia Sisakan Ganda Putra di Indonesia Masters 2026

Yeremia/Rambitan lolos final ganda putra Indonesia Masters 2026 -PBS-

BACAKORAN.CO - Indonesia hanya bisa berharap pada ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo untuk mendapatkan trofi juara di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Ini setelah ganda putra Indonesia ini lolos final.

Duet Yeremia/Rambitan akan hadapi pasangan Taiwan, Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng. Ini akan jadi pertarungan seru karena kedua pasangan baru kali pertama bertemu.  

Yeremia/Rambitan lolos final usai pulangkan wakil Malaysia, Low Hang Yee/Ng Eng Cheong di babak semifinal dengan kedudukan 21-7, 21-15 di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak.

Usai pertandingan, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan mengaku bangga dengan capaian ini. 

BACA JUGA:PBSI Rilis Daftar 20 Atlet Bulu Tangkis untuk Asian Games 2026

"Bangga sekali bisa back to back finals, harapannya nanti bisa juara dan mengeluarkan kemampuan yang maksimal," jelasnya.

"Di interval gim kedua poinnya ketat tapi setelah itu kami tetap fokus menyerang karena kami tidak mau main defense karena kan permainan yang bagus itu ya menyerang," lanjutnya. 

"Kalau main defense kami bisa saja mati tapi kalau menyerang pasti kan lawan yang lebih tertekan," katanya.

"Kunci back to back finals? Mungkin percaya satu sama lain, yakin dan ambisinya masih tinggi untuk performa kami," tegasnya.


Tunggal putra Indonesia Dendi Triansyah kalah dari wakil China, Sun Chao, di semifinal denhan dengan kedudukan 22-20, 10-21, 15-21.-PBSI-

Kemudian Patra Harapan Rindorindo menambahkan bahwa kesuksesan lolos final karena pola permainan yang disiapkan manjur. Bermain agresif dan menekan sejak awal.

BACA JUGA:Tim Beregu Putra Bulu Tangkis Indonesia Selangkah Lagi Raih Medali Emas di SEA Games 2025 Thailand

"Kami lebih siap dari pola permainan, kami lebih menekan dari awal. Puji Tuhan tadi bisa menerapkan semua yang kami mau jadinya bisa menang relatif cepat," ujarnya.

"Melawan pasangan Chinese Taipei, kami antisipasi dari pola-pola serangannya mereka karena mereka juga bermain rapi dari kemarin yang saya lihat. Jadi kamu mau menyiapkan pola defense balik serang-nya," terangnya.

Indonesia Sisakan Ganda Putra di Indonesia Masters 2026

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - indonesia hanya bisa berharap pada ganda putra yeremia erich yoche yacob rambitan/patra harapan rindorindo untuk mendapatkan trofi juara di polytron pontianak indonesia masters 2026. ini setelah ganda putra indonesia ini lolos final.

duet yeremia/rambitan akan hadapi pasangan taiwan, chia yen lin/lin yong sheng. ini akan jadi pertarungan seru karena kedua pasangan baru kali pertama bertemu.  

yeremia/rambitan lolos final usai pulangkan wakil malaysia, low hang yee/ng eng cheong di babak semifinal dengan kedudukan 21-7, 21-15 di gor terpadu ahmad yani pontianak.

usai pertandingan, yeremia erich yoche yacob rambitan mengaku bangga dengan capaian ini. 

"bangga sekali bisa back to back finals, harapannya nanti bisa juara dan mengeluarkan kemampuan yang maksimal," jelasnya.

"di interval gim kedua poinnya ketat tapi setelah itu kami tetap fokus menyerang karena kami tidak mau main defense karena kan permainan yang bagus itu ya menyerang," lanjutnya. 

"kalau main defense kami bisa saja mati tapi kalau menyerang pasti kan lawan yang lebih tertekan," katanya.

"kunci back to back finals? mungkin percaya satu sama lain, yakin dan ambisinya masih tinggi untuk performa kami," tegasnya.


tunggal putra indonesia dendi triansyah kalah dari wakil china, sun chao, di semifinal denhan dengan kedudukan 22-20, 10-21, 15-21.-pbsi-

kemudian patra harapan rindorindo menambahkan bahwa kesuksesan lolos final karena pola permainan yang disiapkan manjur. bermain agresif dan menekan sejak awal.

"kami lebih siap dari pola permainan, kami lebih menekan dari awal. puji tuhan tadi bisa menerapkan semua yang kami mau jadinya bisa menang relatif cepat," ujarnya.

"melawan pasangan chinese taipei, kami antisipasi dari pola-pola serangannya mereka karena mereka juga bermain rapi dari kemarin yang saya lihat. jadi kamu mau menyiapkan pola defense balik serang-nya," terangnya.

pasangan yeremia/rambitan jadi tumpuan karena wakil indonesia lainnya bertumbangan.

tunggal putra indonesia dendi triansyah kalah dari wakil china, sun chao, di semifinal denhan dengan kedudukan 22-20, 10-21, 15-21.

"game pertama lawan masih lebih banyak menurunkan bola jadi pola strategi saya masuk. tapi di game kedua dia mengubah dengan banyak mengangkat bola dan itu membuat saya kesulitan karena bola belakangnya tidak dapat menghasilkan poin," jelas dendi triansyah.

"di game ketiga, saya sudah berusaha mengimbangi permainan tapi tidak maksimal karena kondisinya sudah menurun," lanjutnya. 

"lawannya lebih cukup matang daripada saya, ini evaluasi untuk ke depannya saya bisa lebih maksimal lagi. kalau poinnya ketat harus kuat jaga pikirannya," katanya.

"dari target diri dan pelatih pengennya juara. hanya ya mungkin hasilnya sampai sini, saya masih tetap bersyukur bisa masuk semifinal di indonesia super 100," jelasnya.


dejan/apriyani terhenti di semifinal-pbsi-

lalu dari ganda campuran, pasangan dejan ferdinansyah/apriyani rahayu tersingkir di semifinal usia takluk dari wakil china, ma xi xiang/qin hui zhi 16-21, 13-21.

"hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kami, harapan kami, tapi kami sudah mencoba, sebisa kami semaksimal mungkin. di permainan juga tidak maksimal permainannya, tidak keluar karena mungkin kondisi juga mempengaruhi. bukan sebuah alasan tapi akhirnya fokusnya hilang-hilang," jelas dejan ferdinansyah.

"ini modal awal yang baik untuk kami karena kalau kita bandingkan dengan taipei kemarin saat debut pertama kali. di sini sangat improve dari persiapan, latihan dan cara main serta fight di lapangan pertandingan juga. jadi saya sangat senang dengan hasil-hasil yang kami dapat," lanjutnya.

"kondisi saya memang sudah tidak maksimal tapi saya terima kasih untuk dejan yang selalu mengupayakan yang terbaik di lapangan. mati-matian di setiap pertandingan," ujar apriyani rahayu.

 

Tag
Share