10 Mobil Termahal di Lelang 2026, Tembus Rp2 Triliun
10 Mobil Termahal di Lelang 2026, Tembus Rp2 Triliun.gbr-- Facebook--
BACAKORAN.CO - Lelang mobil kolektor di Monterey Car Week 2026 mencatat transaksi fantastis. Ferrari Luce menjadi bintang utama setelah terjual US$40 juta atau sekitar Rp640 miliar, sementara McLaren F1 GTR menyusul dengan US$31,5 juta.
Jika menggunakan kurs asumsi Rp16.000 per dolar AS, dua mobil tersebut saja sudah bernilai sekitar Rp1,14 triliun.
Menariknya, daftar mobil termahal ini tidak hanya diisi mobil klasik. Ferrari Luce merupakan mobil listrik baru, sedangkan McLaren F1 GTR dan sejumlah Ferrari lawas mengandalkan kombinasi kelangkaan, sejarah balap, kondisi, serta provenance.
BACA JUGA:5 Jam Meja Aesthetic Vintage Unik Ala Eropa Klasik, Bikin Ruangan Makin Elegan
Apa Mobil Termahal yang Terjual di Lelang?
Ferrari Luce menjadi mobil baru termahal yang pernah terjual melalui lelang.
Mobil dengan julukan Chassis 0 tersebut merupakan unit produksi pertama program Ferrari Luce. Mobil ini dilelang melalui RM Sotheby's pada Monterey Car Week 2026 dengan seluruh hasil penjualan disalurkan untuk mendukung program pendidikan melalui Ferrari Foundation.
Harga US$40 juta tersebut jauh melampaui estimasi awal sekitar US$1,1 juta.
RM Sotheby's menyebut hasil itu sekaligus memecahkan rekor sebelumnya. Rekor tersebut sebelumnya dipegang Ferrari Daytona SP3 Tailor Made yang terjual US$26 juta pada 2025.
BACA JUGA:10 HP Termahal di Dunia, Nomor 1 Tembus Rp873 Miliar!
1. Ferrari Luce Chassis 0 — US$40 Juta
Ferrari Luce menjadi kejutan terbesar Monterey Car Week 2026.
Ini merupakan Ferrari listrik pertama dan unit produksi pertama dari program Luce. Versi yang dilelang dibuat melalui program Tailor Made Ferrari.
Mobil tersebut memiliki empat motor listrik dengan tenaga gabungan sekitar 1.036 hp.
Namun, ada faktor yang jauh lebih penting daripada spesifikasinya.
Mobil tersebut adalah Chassis 0 dan dilelang untuk amal. Seluruh hasilnya digunakan untuk mendukung program pendidikan Ferrari Foundation.
Karena itu, US$40 juta tidak bisa dianggap sebagai harga pasar normal Ferrari Luce.
BACA JUGA:Chery E5 2026: Mobil Listrik 201 HP Harga Mulai Rp379 Jutaan, Fitur Melimpah
2. McLaren F1 GTR — US$31,5 Juta
McLaren F1 GTR menjadi mobil termahal kedua dalam daftar ini.
Mobil tersebut dikenal sebagai chassis 10R dan memiliki sejarah kompetisi yang sangat kuat. Mobil ini juga dikaitkan dengan kolektor serta drummer Pink Floyd, Nick Mason.
Harga US$31,5 juta menunjukkan betapa tinggi nilai sebuah mobil balap dengan sejarah dan kondisi istimewa.
Bagi kolektor, bukan sekadar merek yang penting.
Riwayat balap, nomor sasis, keaslian, dokumentasi, dan provenance bisa menentukan nilai sebuah mobil secara drastis.
BACA JUGA:Garmin Fenix 9 Pro inReach: Smartwatch Rp19 Jutaan yang Bisa SOS Satelit Tanpa Bawa HP
3. Ferrari F50 — US$14,5 Juta
Ferrari F50 menjadi salah satu kejutan besar lainnya.
Sebuah F50 berwarna Giallo Modena terjual sekitar US$14,5 juta pada lelang Monterey 2026. Mobil tersebut merupakan satu dari hanya 349 F50 yang diproduksi.
Mobil tersebut juga memiliki kondisi dan kelengkapan yang sangat menarik bagi kolektor.
Hasil tersebut membuatnya mencatat rekor baru untuk Ferrari F50.
Dengan angka US$14,5 juta, nilai F50 ini justru lebih tinggi dari angka US$11 juta yang tercantum dalam materi awal.
4. Ferrari 288 GTO — Sekitar US$11,5 Juta
Ferrari 288 GTO menjadi salah satu mobil paling ikonik dari era supercar 1980-an.
Produksinya sangat terbatas, hanya sekitar 272 unit.
Model ini dikembangkan dengan pengaruh kuat dari dunia balap dan kini menjadi salah satu Ferrari modern klasik yang paling dicari.
Dalam rangkaian lelang Monterey 2026, sebuah Ferrari 288 GTO dilaporkan mencapai sekitar US$11,5 juta.
Kelangkaan menjadi faktor utama.
Mobil seperti ini semakin sulit ditemukan dalam kondisi orisinal dan terdokumentasi dengan baik.
BACA JUGA:Tren Jam Tangan 2026: Dari Klasik Elegan hingga Smartwatch Stylish, Pilih Sesuai Lifestyle Kamu!
5. Ferrari LaFerrari — Sekitar US$7,9 Juta
LaFerrari merupakan salah satu hypercar paling penting Ferrari.
Mobil ini menggabungkan mesin V12 naturally aspirated dengan sistem hybrid.
Produksinya pada awalnya direncanakan hanya 499 unit untuk versi coupe, meski jumlah keseluruhan akhirnya lebih tinggi karena adanya unit tambahan untuk tujuan khusus.
Sebuah LaFerrari terakhir pernah mencatat harga lelang sekitar US$7,9 juta.
Nilai tersebut menunjukkan bahwa hypercar Ferrari modern mulai diperlakukan seperti aset koleksi.
6. Ferrari F40 — US$7,6 Juta
Ferrari F40 tetap menjadi salah satu Ferrari paling diminati kolektor.
Salah satu contoh yang mencatat harga sekitar US$7,6 juta pada Monterey 2026 memiliki jarak tempuh sangat rendah.
Kondisi seperti ini menjadi nilai tambah besar.
Bagi kolektor, F40 dengan kilometer rendah, kondisi orisinal, serta dokumentasi lengkap jauh lebih menarik daripada unit yang sudah banyak dimodifikasi.
F40 juga memiliki posisi historis khusus.
Mobil ini dikenal sebagai Ferrari terakhir yang dikembangkan pada era Enzo Ferrari masih hidup.
7. Porsche 959 S — US$6,4 Juta
Porsche 959 merupakan salah satu mobil paling canggih pada era 1980-an.
Teknologinya sangat maju untuk zamannya.
Sistem penggerak empat roda, konstruksi ringan, serta hubungan dengan regulasi Group B membuat 959 menjadi salah satu ikon Porsche paling dicari.
Varian 959 S bahkan lebih langka.
Harga sekitar US$6,4 juta memperlihatkan bagaimana sejarah motorsport dan teknologi dapat mengangkat nilai sebuah mobil jauh di atas harga awalnya.
8. Ferrari 812 Competizione Aperta — US$4,4 Juta
Ferrari 812 Competizione Aperta menawarkan kombinasi yang semakin langka di industri otomotif modern.
Mobil ini menggunakan mesin V12 naturally aspirated dan konfigurasi atap terbuka.
Produksinya dibatasi sekitar 599 unit.
Dengan harga sekitar US$4,4 juta di lelang, model tersebut menjadi contoh bagaimana kolektor mulai memburu Ferrari modern sebelum jumlahnya semakin sulit ditemukan.
9. Lamborghini Murciélago LP670-4 SV — US$2,8 Juta
Lamborghini Murciélago LP670-4 SV merupakan salah satu versi paling ekstrem dari keluarga Murciélago.
Huruf SV menandakan SuperVeloce.
Produksinya sangat terbatas dibandingkan Murciélago reguler. Kelangkaan tersebut membuat versi ini menjadi incaran kolektor Lamborghini.
Harga sekitar US$2,8 juta menunjukkan peningkatan nilai yang sangat besar dibandingkan harga mobil ketika baru.
10. RUF CTR3 — US$2,05 Juta
RUF CTR3 menjadi nama yang berbeda di antara dominasi Ferrari.
RUF bukan sekadar tuner biasa. Perusahaan asal Jerman tersebut dikenal sebagai produsen mobil yang memiliki identitas dan sertifikasi manufaktur sendiri.
CTR3 merupakan salah satu proyek RUF paling eksotis.
Produksinya sangat terbatas, sehingga harga sekitar US$2,05 juta tidak terlalu mengejutkan bagi pasar kolektor.
Berapa Total Nilai 10 Mobil Ini?
Di sinilah terdapat perbedaan dengan materi awal.
Jika menggunakan angka yang tercantum dalam daftar awal:
| Mobil | Harga |
|---|---|
| Ferrari Luce | US$40 juta |
| McLaren F1 GTR | US$31,5 juta |
| Ferrari F50 | US$11 juta |
| Ferrari 288 GTO | US$10,5 juta |
| Ferrari LaFerrari | US$7,9 juta |
| Ferrari F40 | US$7,6 juta |
| Porsche 959 S | US$6,4 juta |
| Ferrari 812 Competizione Aperta | US$4,4 juta |
| Lamborghini Murciélago SV | US$2,8 juta |
| RUF CTR3 | US$2,05 juta |
| Total | US$124,15 juta |
Jadi, angka US$116 juta tidak cocok dengan penjumlahan harga tersebut.
Lebih menarik lagi, jika harga F50 terbaru sebesar US$14,5 juta digunakan, totalnya menjadi sekitar US$127,65 juta.
Dengan kurs asumsi Rp16.000 per dolar AS, angka tersebut setara sekitar Rp2,04 triliun.
Namun total ini sebaiknya tidak disebut sebagai total resmi seluruh penjualan Monterey Car Week.
Angka tersebut hanya merupakan penjumlahan 10 mobil dalam daftar ini.
Mengapa Mobil Langka Bisa Bernilai Puluhan Juta Dolar?
Ada beberapa faktor yang membuat harga mobil kolektor melonjak.
1. Kelangkaan
Semakin sedikit unit yang diproduksi, semakin besar potensi daya tarik kolektor.
Ferrari 288 GTO dan Porsche 959 S menjadi contoh jelas.
2. Sejarah Balap
Mobil dengan sejarah kompetisi biasanya memiliki nilai tambahan.
McLaren F1 GTR adalah contoh ekstrem. Nomor sasis dan rekam jejak mobil bisa sama pentingnya dengan spesifikasinya.
3. Provenance
Siapa pemilik sebelumnya juga berpengaruh.
Nama kolektor terkenal dapat meningkatkan daya tarik sebuah mobil. Riwayat kepemilikan yang terdokumentasi juga membuat mobil lebih dipercaya.
4. Kondisi Orisinal
Mobil yang masih mempertahankan kondisi pabrik menjadi incaran utama.
Modifikasi besar justru dapat menurunkan daya tarik bagi kolektor tertentu.
5. Faktor Amal
Ferrari Luce membuktikan bahwa harga lelang tidak selalu mencerminkan nilai pasar.
US$40 juta merupakan hasil dari sebuah charity auction. Ferrari menyatakan seluruh hasilnya diarahkan untuk inisiatif pendidikan melalui Ferrari Foundation.
Apakah Mobil Klasik Sudah Menjadi Aset Investasi?
Pasar mobil kolektor memang semakin sering dipandang sebagai alternative asset.
Namun, mobil tidak sama dengan saham atau obligasi.
Biaya penyimpanan, perawatan, asuransi, restorasi, dan pajak bisa sangat besar. Selain itu, tidak ada jaminan harga sebuah mobil akan terus naik.
Harga lelang juga bisa dipengaruhi kondisi khusus.
Ferrari Luce adalah contoh paling jelas. Mobil dengan estimasi sekitar US$1,1 juta akhirnya mencapai US$40 juta karena faktor unik dan tujuan amal.
Jadi, satu transaksi spektakuler tidak otomatis berarti seluruh model tersebut bernilai sama.
Kesimpulan
Lelang Monterey 2026 memperlihatkan betapa ekstremnya pasar mobil kolektor kelas atas.
Ferrari Luce US$40 juta menjadi bintang utama. Namun McLaren F1 GTR US$31,5 juta, Ferrari F50 US$14,5 juta, dan Ferrari 288 GTO sekitar US$11,5 juta juga menunjukkan kuatnya permintaan terhadap mobil langka.
Yang dibeli kolektor bukan sekadar mesin dan desain.
Mereka membeli kelangkaan, sejarah, keaslian, provenance, dan kesempatan memiliki bagian dari sejarah otomotif.
Karena itu, sebuah mobil yang dahulu dianggap sekadar kendaraan bisa berubah menjadi aset koleksi bernilai ratusan miliar rupiah.