bacakoran.co

Sudaryono Sebut Masalah MBG Hanya Ideologis Politik, Publik Geram: Ribuan Anak Keracunan Bukan Sekadar Narasi

Viral Video Sudaryono Keracunan Anak MBG Disebut Masalah Ideologi--X

BACAKORAN.CO - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono kembali menjadi sorotan publik setelah video pernyataannya menyebar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang dibagikan akun @SammiSoh pada Senin, 14 September 2026, pejabat tersebut menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebenarnya tidak pernah bermasalah.

Menurutnya, keributan yang muncul hanyalah persoalan ideologis dan politik.

Pernyataan itu memicu gelombang reaksi karena bertepatan dengan masih berlanjutnya kasus keracunan massal yang menimpa puluhan ribu anak sekolah di berbagai daerah.

Sudaryono terkesan mengimplikasikan bahwa anak-anak yang sakit, dukungan guru, orang tua, serta pemberitaan wartawan di media sosial adalah bagian dari upaya membuat program ini terlihat bermasalah.

BACA JUGA:Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Hilang, Ini Cerita Korban

Sebagaimana dikutip dari akun X @SammiSoh pada tanggal 14 September 2026, video berdurasi sekitar 27 detik menampilkan Sudaryono berbicara di hadapan mikrofon dengan latar ruangan resmi.

Ia menekankan bahwa MBG secara keseluruhan tidak bermasalah dan mempertanyakan mengapa isu ini rame.

Ia menambahkan bahwa yang membuat ribut adalah “orang-orang oknum”.

Dalam ringkasan yang disampaikan @SammiSoh, pernyataan tersebut dibaca sebagai: “MBG sebenarnya tidak pernah bermasalah, itu hanya masalah ideologis politik.”

Ia dinilai mengimplikasikan bahwa anak-anak yang mengalami gangguan kesehatan, dukungan dari guru dan orang tua, serta pemberitaan wartawan di media sosial, akhirnya membuat program ini terlihat sebagai masalah.

“Bodohkah orang ini?” tanya @SammiSoh di unggahannya yang hingga pagi 14 September 2026 telah dilihat hampir 20 ribu kali dan mendapat ratusan interaksi.

BACA JUGA:Jajaran Pemasyarakatan Sumsel Tanam Pohon di Lapas Pagar Alam

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto yang kemudian dijalankan sebagai program prioritas.

Sudaryono Sebut Masalah MBG Hanya Ideologis Politik, Publik Geram: Ribuan Anak Keracunan Bukan Sekadar Narasi

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - kepala badan gizi nasional (bgn) sudaryono kembali menjadi sorotan publik setelah video pernyataannya menyebar luas di media sosial.

dalam rekaman yang dibagikan akun @sammisoh pada senin, 14 september 2026, pejabat tersebut menyatakan bahwa program makan bergizi gratis (mbg) sebenarnya tidak pernah bermasalah.

menurutnya, keributan yang muncul hanyalah persoalan ideologis dan politik.

pernyataan itu memicu gelombang reaksi karena bertepatan dengan masih berlanjutnya kasus keracunan massal yang menimpa puluhan ribu anak sekolah di berbagai daerah.

sudaryono terkesan mengimplikasikan bahwa anak-anak yang sakit, dukungan guru, orang tua, serta pemberitaan wartawan di media sosial adalah bagian dari upaya membuat program ini terlihat bermasalah.

sebagaimana dikutip dari akun x @sammisoh pada tanggal 14 september 2026, video berdurasi sekitar 27 detik menampilkan sudaryono berbicara di hadapan mikrofon dengan latar ruangan resmi.

ia menekankan bahwa mbg secara keseluruhan tidak bermasalah dan mempertanyakan mengapa isu ini rame.

ia menambahkan bahwa yang membuat ribut adalah “orang-orang oknum”.

dalam ringkasan yang disampaikan @sammisoh, pernyataan tersebut dibaca sebagai: “mbg sebenarnya tidak pernah bermasalah, itu hanya masalah ideologis politik.”

ia dinilai mengimplikasikan bahwa anak-anak yang mengalami gangguan kesehatan, dukungan dari guru dan orang tua, serta pemberitaan wartawan di media sosial, akhirnya membuat program ini terlihat sebagai masalah.

“bodohkah orang ini?” tanya @sammisoh di unggahannya yang hingga pagi 14 september 2026 telah dilihat hampir 20 ribu kali dan mendapat ratusan interaksi.

program makan bergizi gratis merupakan salah satu janji kampanye presiden prabowo subianto yang kemudian dijalankan sebagai program prioritas.

badan gizi nasional dibentuk khusus untuk mengelolanya melalui jaringan satuan pelayanan pemenuhan gizi (sppg) di seluruh indonesia.

sejak diluncurkan, program ini menghadapi berbagai tantangan.

data pemantauan independen dari jaringan pemantau pendidikan indonesia (jppi) dan laporan berbagai lembaga mencatat puluhan ribu kasus dugaan keracunan terkait mbg hingga september 2026.

hanya dalam beberapa hari di awal september saja, hampir 2.000 orang sebagian besar anak sekolah dilaporkan mengalami gejala keracunan di sejumlah daerah seperti sidoarjo, rembang, agam, dan lainnya.

kasus-kasus tersebut tidak hanya menimbulkan gejala ringan.

beberapa korban mengalami gangguan berkepanjangan, termasuk di kabupaten karo, sumatera utara, di mana ada siswa yang dilaporkan mengalami kejang dan gangguan ingatan.

amnesty international indonesia bahkan menyerukan peninjauan ulang program karena negara dinilai gagal melindungi anak.

sebelum sudaryono menjabat (dilantik 22 juli 2026 menggantikan nanik sudaryati deyang), bgn juga dilanda kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan pimpinan, termasuk dadan hindayana.

kejaksaan agung menetapkan beberapa tersangka terkait tata kelola dan dugaan penyalahgunaan.

pernyataan sudaryono langsung memicu respons keras. banyak netizen menilai pejabat tersebut mengabaikan penderitaan anak-anak.

“inget ya, bertahun-tahun indonesia berdiri tanpa ada mbg, baik-baik saja ya. gausa ngerasa penting. proyek kalian itu dipaksakan,” tulis @allenbeillll.

“kok bego siii… gimana ga diramein… anaknya keracunan..!! klo sampe ponakan gw keracunan gw laporkan polisi..,” komentar @ribetbed.

beberapa pihak membela bahwa kritik yang meminta program dihentikan bersifat politis.

sudaryono sendiri sebelumnya pernah menyatakan bahwa mbg adalah “tender politik” presiden prabowo dan bukan ranah bgn untuk membubarkannya.

ia mengaku siap menerima kritik yang membangun dan fokus memperbaiki tata kelola.

Tag
Share