bacakoran.co

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Hilang, Ini Cerita Korban

Update Terkini Kecelakaan KM Virgo Transport 8 Operasi SAR Terus Berlangsung di Perairan Masalembo --X

BACAKORAN.CO – Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 milik PT Virgo Karya Shipping mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada dini hari Minggu, 13 September 2026.

Kapal rute Surabaya–Banjarmasin yang membawa 243 orang (penumpang, kru, sopir, dan mitra kerja) serta 89 kendaraan tiba-tiba miring ekstrem (listing) akibat hantaman ombak dan hilang kontak sekitar pukul 02.00 Wita.

Hingga update terbaru, Basarnas melaporkan 107–108 orang selamat, 6 meninggal dunia, dan sekitar 130 orang masih dalam pencarian.  

Kronologi Kejadian Dari Keberangkatan hingga Hilang Kontak

KM Virgo Transport 8, kapal roro penumpang berukuran 8.540 GT buatan Jepang tahun 1987 dan dinakhodai Arief Yunianto, bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 06.52 WIB (beberapa laporan menyebut 10.13 GMT).  

Pelayaran awal berjalan normal.

Data AIS menunjukkan kapal melaju stabil 12–14 knots setelah melewati Selat Madura.

BACA JUGA:Pelatih PSIM Ingin Deja Vu Kemenangan Musim Lalu di GBT

Namun, di perairan Laut Jawa dekat Kepulauan Masalembo (sekitar 80 mil laut atau 148 km dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin), cuaca buruk melanda.

Nakhoda sempat melaporkan kondisi miring akibat hantaman ombak dari lambung kanan.

Komunikasi terputus sekitar pukul 02.00 Wita, Minggu dini hari.  

Basarnas menerima laporan resmi pukul 04.10 Wita dari pihak operator.

Operasi SAR segera digelar dengan melibatkan unsur laut dan udara.

BACA JUGA:Prabowo di KTT BRICS 2026: Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh

Kesaksian Penumpang: “Tidak Ada Alarm, Kapal Langsung Miring”

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Hilang, Ini Cerita Korban

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co – kapal motor (km) virgo transport 8 milik pt virgo karya shipping mengalami kecelakaan di perairan masalembo, laut jawa, pada dini hari minggu, 13 september 2026.

kapal rute surabaya–banjarmasin yang membawa 243 orang (penumpang, kru, sopir, dan mitra kerja) serta 89 kendaraan tiba-tiba miring ekstrem (listing) akibat hantaman ombak dan hilang kontak sekitar pukul 02.00 wita.

hingga update terbaru, basarnas melaporkan 107–108 orang selamat, 6 meninggal dunia, dan sekitar 130 orang masih dalam pencarian.  

kronologi kejadian dari keberangkatan hingga hilang kontak

km virgo transport 8, kapal roro penumpang berukuran 8.540 gt buatan jepang tahun 1987 dan dinakhodai arief yunianto, bertolak dari pelabuhan tanjung perak, surabaya, pada sabtu, 12 september 2026, sekitar pukul 06.52 wib (beberapa laporan menyebut 10.13 gmt).  

pelayaran awal berjalan normal.

data ais menunjukkan kapal melaju stabil 12–14 knots setelah melewati selat madura.

namun, di perairan laut jawa dekat kepulauan masalembo (sekitar 80 mil laut atau 148 km dari dermaga sar basirih, banjarmasin), cuaca buruk melanda.

nakhoda sempat melaporkan kondisi miring akibat hantaman ombak dari lambung kanan.

komunikasi terputus sekitar pukul 02.00 wita, minggu dini hari.  

basarnas menerima laporan resmi pukul 04.10 wita dari pihak operator.

operasi sar segera digelar dengan melibatkan unsur laut dan udara.

kesaksian penumpang: “tidak ada alarm, kapal langsung miring”

sebagaimana dikutip dari akun x @pw_gun pada tanggal 13 september 2026 (status yang membagikan video kesaksian), beberapa penumpang yang selamat menceritakan detik-detik mencekam.  

siprianus antonius, salah seorang penumpang, menyatakan bahwa seandainya awak kapal sejak awal menekan alarm bahaya, para penumpang bisa lebih siap.

“kebanyakan penumpang lagi ada di dalam kamar saat ombak menghantam kapal,” ujar antonius dalam video yang beredar.  

marsianus, korban lain yang membawa barang ekspedisi j&t cargo bersama kakaknya wilfredus (masih hilang hingga kini), mengaku sedang tidur di ruang tempat barang.

“saat kejadian sekitar pukul 02.00 wita, saya terbangun setelah mengetahui kapal dalam kondisi terbalik,” kata marsianus.  

kesaksian serupa datang dari ahmad saudi.

ia merasa kapal tiba-tiba miring ke kiri dengan sangat cepat sekitar pukul 01.20 wita tanpa alarm maupun pemberitahuan.

“saya tanya kenapa, dijawab kapal miring. langsung saya lari,” ujar ahmad saudi saat ditemui di pelabuhan trisakti, banjarmasin.

ia bertahan dengan berpegangan pada tiang jendela hingga kapal hampir tenggelam, lalu menyelamatkan diri menggunakan perahu karet.  

“kasihan banget,” tulis @hendrylvrsky di x.

sementara @aurelia_kpop berkomentar, “syukur banyak yang selamat.”  

update data korban dan operasi sar (per 14 september 2026)

berdasarkan laporan basarnas dan kemenhub hingga minggu sore hingga senin pagi:

total di atas kapal: 243 orang (30 kru, 27 mitra kerja, 59 penumpang dewasa, 1 anak, 126 sopir/kernet) + 89 kendaraan.  

dievakuasi: sekitar 113–130 orang (tergantung update), dengan 107–108 selamat dan 6 meninggal dunia.  

masih dicari: sekitar 130 orang.  

kapal-kapal yang membantu evakuasi awal antara lain mv haida (69 selamat), tb mauhau ix / mt mauhaw (15–16 orang termasuk 1 meninggal), tb tcp (beberapa selamat dan meninggal), km cahaya bahari, dan kn sar laksamana 241.  

pada senin pagi, 14 september 2026, satu jenazah laki-laki (mister x) dan 15 korban selamat tiba di pelabuhan trisakti banjarmasin via mt mauhau.

jenazah diserahkan ke tim dvi polda kalsel.  

basarnas mengerahkan 15 armada (11 kapal, 1 helikopter, 3 pesawat) ditambah dukungan tni al (kri, pesawat cn-235, helikopter), polri, dan potensi sar lainnya.

posko terpadu didirikan di pelabuhan trisakti banjarmasin dan tanjung perak surabaya.

Tag
Share