Asian Games 2026: Timnas Basket 5x5 Putri Tunggu Lawan di 8 Besar
Timnas Basket 5x5 Putri meunggu lawan di babak 8 besar Asian Games 2026-NOC Indonesia-
BACAKORAN.CO - Perjuangan Timnas Basket 5x5 Putri Indonesia di Asian Games 2026 tetap berlanjut. kekalahan dari China tak mampu bendung laju Ayu Sriartha dkk.
Mereka kini bersiap hadapi babak 8 besar. Timnas Basket 5x5 Putri menunggu lawan di babak ini.
Kekalahan 41-110 dari China, di Aichi International, Senin (21/9), menjadi pengalaman berharga bagi mereka. Terutama untuk mengukur kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri menghadapi tim-tim elite Asia berikutnya.
Usai kekalahan, Pelatih basket putri Tim Indonesia, Gitautas Kievinas, mengapresiasi respons anak asuhnya.
“Memang ada gap, tapi saya senang dengan permainan para pemain saya pada kuarter pertama. Mereka bermain dengan semangat. Saya berharap ke depan kami bisa bermain seperti itu lebih lama,” ujar Gitautas.
BACA JUGA:Timnas Voli Putri Indonesia Berpeluang Tutup Asian Games di Peringkat Kelima
Kekalahan dari China menurut Gitautas, pelatih asal Lithuania itu bukan persoalan selisih poin yang cukup jauh. Menurutnya, laga melawan China menjadi kesempatan bagi para pemain untuk merasakan langsung intensitas permainan menghadapi salah satu tim elite Asia.
Buat Gitautas, pengalaman tersebut penting untuk membangun keyakinan para pemain bahwa Indonesia juga mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Timnas Basket 5x5 Putri lolos 8 besar-Perbasi-
“Kami melihat bahwa mereka juga manusia. Mereka merasakan kesakitan. Jadi kami bisa bermain dengan mereka hari ini hanya satu kuarter. Saya berharap segera akan ada lebih dari satu kuarter. Kami akan lebih percaya pada diri kami bahwa kami juga bisa bermain melawan tim elite,” katanya.
Sementara itu, Kapten Tim Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, juga melihat pertandingan tersebut sebagai pengalaman berharga bagi tim.
BACA JUGA:Alhamdulillah, Leica Lubis Raih Perunggu Asian Games 2026
“Kami masih belum bermain dengan permainan terbaik kami. Seperti yang coach katakan, kami bermain dengan baik di kuarter pertama, kemudian kami terpeleset. Kami tidak menunjukkan yang terbaik,” ujar Dewa Ayu.
“Kami bangun setelah kuarter ketiga. Ini adalah pengalaman yang bagus bagi kami. Kami harus menjadi lebih baik,” tambahnya.