bacakoran.co

Sidak Ombudsman Temukan Fasilitas Apartemen di Lapas Cibinong, Kanwil: Itu Area Asimilasi dan Rumah Dinas

Klarifikasi Kakanwil Ditjenpas Jabar Cluster Mewah di Lapas Cibinong Adalah Rumah Dinas Jabatan Bukan Sel Napi--X

BACAKORAN.CO – Temuan Ombudsman Republik Indonesia saat inspeksi mendadak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 23 September 2026, memicu polemik nasional.

Tim menemukan deretan hunian menyerupai cluster atau homestay berfasilitas lengkap layaknya apartemen, lengkap dengan sofa, televisi, kulkas berisi minuman keras, dapur, hingga area gym, kolam, dan simulator golf yang sedang dibangun.

Petugas sempat menghalangi akses, memicu dugaan adanya fasilitas khusus bagi warga binaan tertentu.

Klarifikasi resmi kemudian datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat, Yudi Suseno, yang menyatakan lokasi tersebut merupakan area asimilasi dan rumah dinas jabatan.

BACA JUGA:Sidak Ombudsman Ungkap Hunian Standar Apartemen di Lapas Kelas IIA Cibinong, Ada Kulkas Isi Miras

Kronologi Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong

Pada Rabu, 23 September 2026, sekitar pukul 09.45 WIB, anggota Ombudsman RI Syafrida R. Rasahan dan Fikri Yasin beserta tim tiba di Lapas Kelas IIA Cibinong membawa surat tugas.

Mereka sempat diminta menunggu kepala lapas hampir 30 menit dan mengalami penolakan masuk. Ini merupakan sidak kedua di lokasi yang sama sepanjang 2026 (sebelumnya Juli 2026 juga ditolak).

Setelah berhasil memasuki area belakang, tim menemukan kompleks terpisah dengan pagar kayu/seng.

Di dalamnya terdapat lebih dari 10 unit hunian berbagai tipe (termasuk menyerupai rumah petak, homestay, dan vila), dilengkapi ruang tamu, kamar tidur, dapur dengan kitchen set dan kompor listrik, AC, air purifier, humidifier, dispenser, meja makan, sofa, televisi, dan kulkas.

Di dalam salah satu kulkas ditemukan botol minuman keras, sementara botol bekas juga terlihat di tempat pembuangan sampah.

BACA JUGA:Polisi Sita 52 Paket Sabu dan 3 Ekstasi di Lubai Muara Enim

Area parkir berisi mobil mewah termasuk Alphard dan Fortuner, fasilitas gym, kolam, serta simulator golf yang masih dalam pembangunan.

“Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada,” ujar Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin saat menjelaskan temuan tersebut.

Tim juga bertemu beberapa orang yang diduga warga binaan di dalam hunian.

Sidak Ombudsman Temukan Fasilitas Apartemen di Lapas Cibinong, Kanwil: Itu Area Asimilasi dan Rumah Dinas

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co – temuan ombudsman republik indonesia saat inspeksi mendadak di lembaga pemasyarakatan (lapas) kelas iia cibinong, kabupaten bogor, jawa barat, pada 23 september 2026, memicu polemik nasional.

tim menemukan deretan hunian menyerupai cluster atau homestay berfasilitas lengkap layaknya apartemen, lengkap dengan sofa, televisi, kulkas berisi minuman keras, dapur, hingga area gym, kolam, dan simulator golf yang sedang dibangun.

petugas sempat menghalangi akses, memicu dugaan adanya fasilitas khusus bagi warga binaan tertentu.

klarifikasi resmi kemudian datang dari kepala kantor wilayah direktorat jenderal pemasyarakatan (kanwil ditjenpas) jawa barat, yudi suseno, yang menyatakan lokasi tersebut merupakan area asimilasi dan rumah dinas jabatan.

kronologi sidak ombudsman di lapas cibinong

pada rabu, 23 september 2026, sekitar pukul 09.45 wib, anggota ombudsman ri syafrida r. rasahan dan fikri yasin beserta tim tiba di lapas kelas iia cibinong membawa surat tugas.

mereka sempat diminta menunggu kepala lapas hampir 30 menit dan mengalami penolakan masuk. ini merupakan sidak kedua di lokasi yang sama sepanjang 2026 (sebelumnya juli 2026 juga ditolak).

setelah berhasil memasuki area belakang, tim menemukan kompleks terpisah dengan pagar kayu/seng.

di dalamnya terdapat lebih dari 10 unit hunian berbagai tipe (termasuk menyerupai rumah petak, homestay, dan vila), dilengkapi ruang tamu, kamar tidur, dapur dengan kitchen set dan kompor listrik, ac, air purifier, humidifier, dispenser, meja makan, sofa, televisi, dan kulkas.

di dalam salah satu kulkas ditemukan botol minuman keras, sementara botol bekas juga terlihat di tempat pembuangan sampah.

area parkir berisi mobil mewah termasuk alphard dan fortuner, fasilitas gym, kolam, serta simulator golf yang masih dalam pembangunan.

“bagus, bagus sekali. standar apartemen. artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada,” ujar anggota ombudsman ri fikri yasin saat menjelaskan temuan tersebut.

tim juga bertemu beberapa orang yang diduga warga binaan di dalam hunian.

petugas sempat mengklaim bangunan sebagai rumah dinas atau tempat asimilasi, namun ombudsman menilai kelengkapan fasilitas tidak lazim untuk rumah dinas petugas biasa.

ada laporan kontak fisik (dorong-mendorong) saat tim mencoba dokumentasi.

sebagaimana dikutip dari akun x @pw_gun pada tanggal 24 september 2026, video hasil sidak memperlihatkan fasilitas tersebut secara detail, termasuk pernyataan bahwa tim ombudsman sempat dihalang-halangi dan diusir oleh oknum petugas.

postingan tersebut menyertakan cuplikan yang viral dan memicu diskusi luas.

klarifikasi resmi kanwil ditjenpas jawa barat

keesokan harinya, kamis 24 september 2026, kepala kanwil ditjenpas jawa barat yudi suseno memberikan klarifikasi di lokasi lapas cibinong.

menurutnya, lokasi yang dimaksud ombudsman adalah area asimilasi yang dulu dikenal sebagai sae (sarana asimilasi dan edukasi).

di sana berdiri sejumlah rumah dinas jabatan yang memiliki surat keputusan (sk) resmi.

“di sana terdapat rumah dinas jabatan, jadi yang dimaksud kemarin oleh ombudsman rumah adalah rumah dinas jabatan dengan sk rumah jabatan,” ujar yudi suseno kepada awak media, kamis (24/9/2026).

yudi menekankan bahwa hingga saat ini tidak ada temuan yang mengarah pada penggunaan fasilitas tersebut oleh warga binaan pemasyarakatan (wbp), termasuk tokoh seperti ferdy sambo.

semua wbp, termasuk sambo, ditempatkan di blok hunian standar yang sama. ia menyatakan tim investigasi ditjenpas sudah diterjunkan untuk mendalami jika ada penyalahgunaan, dan siap menindak sesuai aturan secara proporsional.

direktur jenderal pemasyarakatan brigjen pol mashudi juga memastikan tim internal (termasuk direktur kepatuhan internal dan direktur intelijen) sudah berada di lokasi bersama kakanwil dan kalapas.

klarifikasi resmi belum sepenuhnya meredakan skeptisisme publik.

banyak yang mempertanyakan mengapa petugas menghalangi akses ombudsman jika memang hanya rumah dinas, serta keberadaan minuman keras dan mobil mewah di area tersebut.

“siapa yg percaya?? gak ada!” tulis @paraswni di x.

“kalau rumah dinas kok penghuni rumah kayak ketakutan pas di video? harusnya kan jelasin aja di dalam video ini rumah dinas,” tulis @najmifuady.

Tag
Share