Yamaha X-Ride 125: 7 Keunggulan dan Spesifikasi yang Wajib Diketahui
Yamaha X-Ride 125: 7 Keunggulan dan Spesifikasi yang Wajib Diketahui.gbr--yamaha--
BACAKORAN.CO - Yamaha X-Ride 125 menawarkan kombinasi skutik harian dengan karakter adventure. Motor ini mengandalkan mesin Blue Core 125 cc, suspensi belakang sub-tank, ban tubeless, dan desain yang tampil lebih tangguh.
X-Ride 125 cocok dipertimbangkan bagi pengguna yang ingin motor matik praktis. Namun, tampilannya tetap berbeda dari skutik konvensional.
Lantas, apa saja keunggulan Yamaha X-Ride 125 dan bagaimana spesifikasinya?
BACA JUGA:Yamaha PG-1: Motor Bebek Petualang Murah untuk Touring, Layak Dibeli?
Spesifikasi Yamaha X-Ride 125
Berikut spesifikasi utama Yamaha X-Ride 125 berdasarkan materi resmi Yamaha:
| Spesifikasi | Yamaha X-Ride 125 |
|---|---|
| Mesin | 125 cc, 4-tak, SOHC, 1 silinder |
| Pendinginan | Udara |
| Bahan bakar | Fuel Injection |
| Tenaga maksimum | 7,0 kW @ 8.000 rpm |
| Torsi maksimum | 9,6 Nm @ 5.500 rpm |
| Transmisi | V-Belt otomatis |
| Starter | Electric & kick starter |
| Panjang | 1.860 mm |
| Lebar | 740 mm |
| Tinggi | 1.070 mm |
| Wheelbase | 1.260 mm |
| Ground clearance | 135 mm |
| Tinggi jok | 760 mm |
| Berat | 98 kg |
| Tangki | 4,2 liter |
| Ban depan | 80/80-14 tubeless |
| Ban belakang | 100/70-14 tubeless |
| Rem depan | Cakram |
| Rem belakang | Tromol |
1. Mesin Blue Core 125 cc
Yamaha X-Ride 125 menggunakan mesin Blue Core 125 cc.
Mesinnya berkonfigurasi 4-tak SOHC satu silinder. Sistem pendingin masih menggunakan udara.
Sistem bahan bakarnya sudah fuel injection. Tenaga maksimum mencapai 7,0 kW pada 8.000 rpm.
Sementara itu, torsi puncaknya mencapai 9,6 Nm pada 5.500 rpm.
Transmisinya menggunakan V-Belt otomatis. Pengendara pun tidak perlu mengoperasikan kopling secara manual.
Karakter tersebut membuat X-Ride 125 cocok untuk mobilitas sehari-hari.
BACA JUGA:Yamaha Fuzzy 125, Skutik Retro Ringan yang Bikin Jalanan Makin Stylish
2. Desain Skutik dengan Karakter Adventure
Daya tarik X-Ride 125 tidak hanya terletak pada mesinnya.
Motor ini mengusung desain adventure. Karakternya terlihat dari bentuk bodi, stang, jok, hingga penggunaan ban dengan profil lebar.
Yamaha juga menyediakan beberapa pilihan warna. Pada pembaruan warna yang diumumkan Yamaha, tersedia pilihan Blue, Sand, dan Black Red.
Desain tersebut membuat X-Ride 125 memiliki identitas berbeda. Motor ini tidak mengandalkan gaya elegan atau retro seperti sejumlah skutik lainnya.
BACA JUGA:Yamaha X-Ride 125: 7 Alasan Motor Matic Crossover Ini Cocok untuk Jalanan Indonesia
3. Suspensi Belakang Sub-Tank
Salah satu fitur yang cukup mencolok adalah Sub-Tank Suspension.
Suspensi tersebut ditempatkan pada bagian belakang. Fitur ini turut memperkuat karakter adventure yang dibawa X-Ride 125.
Yamaha juga mengombinasikannya dengan ban tubeless tapak lebar. Adventure handle style turut menjadi bagian dari desain motor.
Namun, label adventure tidak berarti X-Ride 125 merupakan motor off-road berat.
Motor ini tetap menggunakan transmisi otomatis. Peruntukannya lebih dekat dengan mobilitas jalan raya sehari-hari.
BACA JUGA:Yamaha AEROX ALPHA 2026: Skutik Sporty TURBO dengan Desain R-DNA & Fitur Digital
4. Ground Clearance 135 mm dan Bobot 98 Kg
Dimensi X-Ride 125 juga mendukung penggunaan harian.
Motor ini memiliki panjang 1.860 mm. Lebarnya mencapai 740 mm dengan tinggi 1.070 mm.
Jarak sumbu rodanya mencapai 1.260 mm. Sementara ground clearance tercatat 135 mm.
Tinggi joknya berada di angka 760 mm. Bobot motor mencapai 98 kg.
Kombinasi tersebut membuat X-Ride 125 tetap relatif ringan. Karakter ini relevan ketika motor digunakan untuk bermanuver di perkotaan.
BACA JUGA:Yamaha NMAX 155 2026: Skutik MAXi Nyaman dengan Mesin VVA & Y-Connect
5. Ban Tubeless Tapak Lebar
X-Ride 125 menggunakan ban tubeless berukuran 80/80-14 di depan.
Ban belakangnya berukuran 100/70-14.
Ukuran tersebut turut memperkuat tampilan adventure. Ban tubeless juga praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Namun, kondisi ban tetap perlu diperiksa secara rutin. Tekanan angin dan kedalaman alur juga harus diperhatikan.
Keduanya berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan berkendara.
BACA JUGA:5 Perbandingan Yamaha XSR 155 vs Honda CB150R Streetster: Mana Motor Neo Retro Paling Gagah ?
6. LED, DRL, dan Answer Back System
Fitur X-Ride 125 juga mencakup sektor pencahayaan dan kepraktisan.
Yamaha membekali motor ini dengan LED Head Light with Day Running Light (DRL). Speedometer juga dilengkapi Eco Indicator.
Fitur lain yang tersedia adalah Big Luggage dan Answer Back System.
Answer Back System membantu pengguna menemukan posisi motor. Fitur tersebut cukup berguna ketika parkir di area yang ramai.
BACA JUGA:WMoto Griffin 205 vs Yamaha NVX 155 SP: Duel Sengit Skutik Sport, Mana yang Lebih Unggul?
7. Tangki 4,2 Liter dan Bagasi Besar
Untuk mendukung mobilitas harian, X-Ride 125 memiliki tangki bahan bakar 4,2 liter.
Yamaha juga menawarkan fitur Big Luggage. Ruang penyimpanan ini menambah sisi praktis motor.
Transmisi otomatis semakin memudahkan penggunaan sehari-hari. Kombinasinya membuat X-Ride 125 tetap praktis sebagai kendaraan perkotaan.
Harga Yamaha X-Ride 125
Harga X-Ride 125 dapat berbeda berdasarkan wilayah. Hal ini karena harga OTR mengikuti daerah penjualan.
Dalam pengumuman warna terbaru pada 2025, Yamaha Indonesia mencantumkan harga rekomendasi OTR Jakarta sebesar Rp20.785.000.
Harga tersebut bukan patokan untuk seluruh Indonesia. Harga OTR dapat berubah mengikuti kebijakan dan wilayah penjualan.
Calon pembeli sebaiknya mengecek harga terbaru melalui dealer Yamaha di daerah masing-masing.
Kelebihan Yamaha X-Ride 125
Jika dirangkum, berikut sejumlah keunggulan X-Ride 125:
- Mesin Blue Core 125 cc fuel injection.
- Desain skutik dengan karakter adventure.
- Suspensi belakang menggunakan sub-tank.
- Ban tubeless berprofil lebar.
- Lampu LED dengan DRL.
- Memiliki Answer Back System.
- Transmisi otomatis untuk penggunaan harian.
- Bobot 98 kg.
- Ground clearance 135 mm.
Karakter tersebut menunjukkan posisi X-Ride 125 sebagai skutik harian bernuansa adventure.
Kekurangan Yamaha X-Ride 125
Ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Rem belakang masih menggunakan tromol. Sementara rem depan sudah menggunakan cakram.
Mesinnya juga masih menggunakan pendingin udara. Artinya, X-Ride 125 belum memakai sistem liquid cooling.
Keduanya bukan berarti menjadi kekurangan mutlak. Calon pembeli dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan pola penggunaan.
Selain itu, harga OTR, pilihan warna, promo, dan ketersediaan unit dapat berbeda berdasarkan wilayah.
Apakah Yamaha X-Ride 125 Cocok untuk Harian?
Yamaha X-Ride 125 cocok dipertimbangkan untuk penggunaan harian. Motor ini menawarkan transmisi otomatis, mesin 125 cc, bobot 98 kg, dan sejumlah fitur praktis.
Karakter adventure menjadi pembeda utamanya. Pengguna mendapatkan tampilan lebih tangguh tanpa meninggalkan kepraktisan sebuah skutik.
Motor ini relevan untuk perjalanan ke kantor, kuliah, berbelanja, maupun mobilitas dalam kota.
Namun, X-Ride 125 bukan motor trail. Pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk medan off-road ekstrem perlu mempertimbangkan jenis motor yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut.
Kesimpulan
Yamaha X-Ride 125 menggabungkan kepraktisan skutik dengan tampilan adventure.
Mesin Blue Core 125 cc, transmisi otomatis, suspensi sub-tank, ban tubeless, LED DRL, dan Answer Back System menjadi sejumlah fitur utamanya.
Dengan bobot 98 kg, ground clearance 135 mm, dan jok setinggi 760 mm, motor ini memiliki karakter yang relevan untuk mobilitas perkotaan.
Sebelum membeli, periksa kembali spesifikasi, harga OTR, promo, ketersediaan unit, dan biaya perawatan. Harga serta spesifikasi dapat berubah mengikuti kebijakan Yamaha dan wilayah penjualan.