Presiden Prabowo Dorong Pemanfaatan Produktif 33 Juta Hektare Gambut, Bentuk Badan Khusus
Momen Prabowo Penasaran Soal Lahan Gambut--X
Tujuannya agar lahan dikelompokkan berdasarkan kesesuaian: mana yang cocok untuk budidaya tanaman, mana untuk perikanan, dan mana yang harus dilindungi penuh.
BACA JUGA:Belum Digunakan, Gedung Kopdes Merah Putih Rawa Banda Rusak Disapu Angin, Langsung Diperbaiki
“Tadi disampaikan juga bagaimana pemetaan lahan-lahan gambut itu akan dilakukan, akan dikelompokkan. Mana lahan-lahan yang cocok untuk pengembangan apakah itu budidaya tanaman, apakah itu untuk perikanan dan lain-lainnya,” ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan.
Brian menegaskan bahwa Presiden meminta penelitian dan kajian tentang gambut terus dilanjutkan.
Hasil pemetaan akan menjadi dasar pengelolaan yang lebih optimal, baik untuk produksi maupun pencegahan karhutla.
Kepala BRIN Arif Satria mengingatkan bahwa sekitar 41 juta penduduk hidup di kawasan hidrologis gambut.
Oleh karena itu, pemanfaatan berkelanjutan harus dirancang dengan hati-hati.
Paling sedikit 30 persen kawasan perlu dipertahankan fungsi lindungnya.
Pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN)
Salah satu keputusan penting dari rapat tersebut adalah persetujuan pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Badan ini akan berada langsung di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian, dan diperkuat dengan dukungan ilmuwan serta profesional.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa fokus BPGMN adalah pencegahan karhutla, khususnya di enam provinsi berbasis gambut: Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Basis kerja akan dilakukan hingga tingkat desa agar masyarakat ikut berdaya dalam pencegahan.
Para ilmuwan yang hadir sepakat bahwa mencegah jauh lebih murah dan efektif dibandingkan memadamkan kebakaran yang sudah terjadi. Pemadaman di lahan gambut dinilai sangat sulit dan mahal karena api bisa menyebar di bawah permukaan.
BACA JUGA:Dua Perempuan Diduga Ngutil di Indomaret, Tangisan Pegawai Bikin Haru