BACAKORAN.CO – Netizen dihebohkan dengan demonstasi para aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian Pendidikan Tinggi (Kemendikti), Sains dan Teknologi pada Senin (20/1/2025) pagi.
Videonya pun vira di media sosial (medsos) X--sebelumnya Twitter.
Aksi unjuk rasa puluhan ASN Kemendikti itu diduga lantaran ketidakpuasan dengan sikap atasan yang ditunding bertindak arogan.
Bahkan disebut berperilaku kasar, suka marah dan main tampar.
BACA JUGA:Demo di Kemendikti: Kami ASN Dibayar oleh Negara, Kerja untuk Negara, Bukan Babu Keluarga!
Salah seorang pegawai sudah menjadi ‘korban’ dan dipecat.
Hal itu diketahui dari isi pesan grup WhatsApp yang dibagikan di medsos yang mengajak berunjuk rasa.
Aksi unjuk rasa itu untuk memprotes pemecatan salah seorang pegawai atas nama Neni Herlina yang dinilai dilakukan secara tidak adil.
"AKSI DAMAI SENIN HITAM: Yth. Segenap Keluarga Besar Pegawai Ditjen DIKTI Pemecatan tidak adil yang dialami oleh Sdri. Neni Herlina, juga bisa terjadi kepada kita. Oleh karena itu, bagi kita hanya tersisa pilihan: “LAWAN ATAU MENUNGGU GILIRAN!"
BACA JUGA:Viral! Demo ASN di Kemendikti, Sebut Satryo Menteri Dzalim dan Pemarah, Ada Apa?
Sebelumnya, viral di medsos X--sebelumnya Twitter, sejumlah pegawai Kemendikti, Sains dan Teknologi menggelar aksi demonstrasi.
Dari spanduk yang mereka bawa dan bentangkan, diketahui jika aksi unjuk rasa itu dilakukan dengan mengatasnamakan paguyuban pegawai dikti.
Saat melakukan aksi, para pengunjuk rasa yang mengenakan pakaian serba hitam itu menyanyikan lagu Indonesia Raya.