BACAKORAN.CO - Setiap Muslim diwajibkan untuk mengganti utang puasa dari Ramadan sebelumnya yang belum ditunaikan.
Namun, bagaimana jika seseorang lupa jumlah pastinya atau merasa kesulitan menggantinya?
Dalam kajian yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat, beliau memberikan solusi praktis yang dapat menenangkan hati bagi mereka yang memiliki hutang puasa di masa lalu.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, langkah pertama yang harus dilakukan adalah bersyukur kepada Allah karena telah diberi dorongan untuk memperbaiki diri.
BACA JUGA:CATAT! Ini Materi Pembelajaran Selama Puasa Bagi Siswa Muslim dan Non-Muslim
BACA JUGA:Mulai Kapan Siswa Libur Sekolah Puasa Ramadan dan Lebaran 2025? Cek, Jadwal Lengkapnya di Sini!
"Jika Allah menginginkan seseorang menjadi lebih baik, Dia akan memberikan dorongan di hati untuk mendekat kepada agama," ujar beliau.
Keinginan untuk melunasi hutang puasa adalah salah satu tanda bahwa kamu sedang mendekat kepada Allah, sehingga hal itu patut disyukuri.
Cara Mengganti Puasa yang Tidak Terhitung
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, bagi kamu yang merasa hutang puasamu tidak terhitung atau tidak tahu jumlah pastinya.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah berusaha sebisa mungkin menggantinya di waktu-waktu yang tersedia.
BACA JUGA:Heboh! Ustaz Adi Hidayat Sebut Hadis Puasa Rajab Palsu, Ini Fakta dan Amalan yang Benar
Misalnya, jika kamu memiliki waktu luang untuk berpuasa sunnah, seperti puasa Senin dan Kamis.
Maka bisa berniat sekaligus mengganti puasa wajib yang belum ditunaikan.
"Manfaatkan waktu-waktu puasa sunnah. Saat orang lain berniat puasa sunnah, kamu bisa berniat mengganti puasa wajib yang belum dilunasi. Ini solusi ringan yang diajarkan para ulama," jelas Ustaz Adi Hidayat.