Update Korban Penembakan WNI di Malaysia Akan di Pulangkan Usai Menjalani Autopsi, Ini Keterangan Kemenlu

Rabu 29 Jan 2025 - 13:27 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

BACA JUGA:Kendala Izin Majikan: Pekerja Imigran Kesulitan Berpartisipasi dalam Pemilu 2024 di Luar Negeri

Istri salah seorang korban, Muhammad Hanafiah, menceritakan kronologi penembakan.

Hanafiah sempat menghubunginya, memberi tahu sedang menghadapi masalah serius.

Korban sempat memberi kabar jika ia berencana pulang ke Aceh.

Hanafiah sempat mengirimkan pesan suara melalui WhatsApp, menyampaikan jika kondisinya dalam bahaya.

BACA JUGA:Puspomal Serahkan 3 Oknum TNI AL yang Jadi Tersangka Penembakan ke Oditur Militer, Pasal Berlapis Menanti!

BACA JUGA:Anak Bos Rental Mobil Hanya di Perlihatkan Foto, Ini Tampang Oknum TNI AL yang Terlibat Penembakan!

Selain meminta istrinya melapor ke polisi untuk menjemputnya, ia mengirimkan lokasi keberadaannya di wilayah Pulau Carey

Hingga Sabtu (25/1/2025) sore, nomor telepon Hanafiah masih aktif tetapi tak lagi dapat dihubungi.

Pada malam harinya, nomor tersebut akhirnya tidak aktif.

3. Nota Diplomatik untuk Penyelidikan Mendalam

BACA JUGA:Duh, Terlibat Penembakan Bos Rental di Tol Tanggerang-Merak, 3 Anggota TNI AL Dituduh Penadah Mobil Bodong

BACA JUGA:Terbongkar! Alibi Bela Diri Oknum TNI AL Usai Penembakan Bos Rental Mobil, Agam: Sulit Cari Keadilan

KBRI Kuala Lumpur menyatakan akan segera mengirimkan nota diplomatik kepada pemerintah Malaysia.

Tujuannya adalah mendorong investigasi menyeluruh terkait insiden ini, termasuk menyelidiki dugaan penggunaan kekuatan berlebihan (excessive use of force) oleh APMM.

KBRI pun memastikan akan terus memantau jalannya kasus ini dan memberikan bantuan kekonsuleran penuh kepada para korban.

Kategori :