Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Pada suatu hari Hasan (cucu Rasulullah) telah mengambil sebuah kurma dari zakat, lalu dimasukkan ke mulutnya. Rasulullah berkata (kepada Hasan), 'Jijik, jijik, muntahkan kurma itu, sesungguhnya tidak halal bagi kita (Nabi dan keturunannya) mengambil sedekah atau zakat." (HR Muslim)
Selain itu, Abu Hurairah juga pernah berkata dalam hadis, "Bahwasanya Nabi SAW apabila diberi makanan, beliau menanyakannya. Apabila dijawab hadiah, beliau memakan sebagiannya. Apabila zakat, beliau tidak memakannya." (HR Muslim dan Bukhari)
BACA JUGA:Hasil Liga Voli Korea, Red Sparks Keok Lawan Hi Pass, Megawati Hangestri Cs Gagal Raih 3 Poin!
2. Tidak Beragama dan Non Islam
Zakat hanya diperuntukkan bagi umat Islam. Seseorang yang tidak memiliki agama atau bukan beragama Islam tidak berhak menerimanya. Bantuan yang diberikan kepada mereka oleh umat Islam bukanlah zakat, melainkan bentuk pemberian biasa.
Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah Al-Insan ayat 8 yang menyebutkan bahwa:
"Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan."
3. Orang Kaya
Seseorang yang memiliki harta cukup untuk memenuhi kebutuhannya tidak berhak menerima zakat.
BACA JUGA:Gagal Rujuk! Eks DPRD Palembang Ngamuk Tusuk Mantan Istri Hingga 10 Lobang, Kini Jadi Buronan
BACA JUGA:Rp 375,2 T! Perputaran Ekomoni selama Lebaran, Ini Langkah Kemenpar
Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Barang siapa minta-minta sedang ia mempunyai kekayaan maka seolah-olah ia memperbesar siksaan neraka atas dirinya. Mereka bertanya, 'Ya Rasulullah, apakah arti kaya itu?' Rasulullah menjawab, 'Orang kaya adalah orang yang (hartanya) cukup untuk dimakan sehari-hari." (HR Abu Dawud dan Ibnu Hibban)
4. Berada di Bawah Tanggungan Orang yang Berzakat