2. Tidak memahami jenis takbir
Takbir dalam Idul Fitri adalah takbir muthlaq yakni bebas kapan saja sebelum khutbah.
Takbir dalam Idul Adha adalah takbir muqayyad yakni terikat waktu setelah salat fardu pada hari Tasyrik.
3. Menambah-nambahkan lafaz yang tidak ada dalilnya
Takbiran harus sesuai dengan lafaz yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan tidak boleh ditambah dengan unsur-unsur yang tidak ada tuntunannya.
Takbiran adalah bentuk pengagungan kepada Allah yang harus dilakukan dengan benar.
BACA JUGA:Puasa Ramadhan Lupa Niat dan Tidak Sahur, Sah atau Tidak? Simak Penjelasan Buya Yahya
Untuk Idul Fitri, batas waktu takbiran hanya sampai Khatib naik mimbar, sementara untuk Idul Adha, takbiran bisa dilakukan hingga tiga hari setelah hari raya.
Dengan memahami batasan ini, kita bisa memastikan bahwa ibadah kita tetap sesuai dengan syariat dan tidak dilakukan secara sembarangan.
Semoga informasi ini bermanfaat, wallahu a'lam.