"Hari ini aku dipukul dan ditendang sama bapak-bapak ini di halte depan Taman Anggrek karena penampilan saya kayak orang Arab," ungkap korban dalam video TikTok-nya yang telah ditonton ratusan ribu kali.
Tak hanya mengalami kekerasan fisik, korban juga menerima perlakuan tidak manusiawi berupa hinaan bernada rasis.
Pelaku, yang dalam video terlihat mengenakan baju lengan panjang putih, celana training, alas kaki hitam, dan membawa tote bag hijau, meneriaki korban dengan sebutan "teroris" saat berjalan keluar dari halte.
Kejadian itu terekam jelas dan dibagikan ulang oleh akun Instagram @warga.jakbar, yang kemudian memicu kecaman dari warganet.
Video Seorang kakek teriaki 'teroris kepada perempuan di TransJakarta Jakbar--Tangkapan Layar Bacakoran.co/warga.jakbar
BACA JUGA:Suporter Persikas Bertemu Dedi Mulyadi dan Minta Maaf Usai Viral Kena Semprot: Saking Cintanya Pak
BACA JUGA:Viral! Remaja Jember yang Pukul Ibu Berakhir Minta Maaf Usai Dilaporkan ke Polisi
Menurut keterangan korban, pelaku bahkan sempat memukul petugas Transjakarta yang berusaha melindunginya.
Tidak berhenti sampai di situ, pria tersebut terus mengikuti dan menunggu korban hingga ke luar halte, sambil terus berteriak-teriak.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Aprino Tamara, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.
Ia menyebut bahwa pihak kepolisian tengah memburu pelaku, yang identitasnya belum diketahui.
BACA JUGA:VIRAL! Anak Aniaya Ibu dan Ayah Kandung di Jember, Netizen Murka: Bukan Anak, Tapi Hama!
Meskipun wajah pelaku sudah terlihat jelas di video, namun proses identifikasi masih terkendala karena pelaku menggunakan kartu e-money biasa, bukan kartu Transjakarta (TJ Card) yang datanya terdaftar.
"Kita sedang selidik pelaku. Gambar wajahnya sudah nampak di video yang viral, tapi identitas pelaku belum kita kantongi," ujar Aprino saat dihubungi pada Sabtu (31/5/2025).
Polisi telah mencoba melacak data pengguna bus Transjakarta pada saat kejadian, namun hasilnya nihil karena pelaku tidak menggunakan kartu yang bisa ditelusuri.