Dalam kejadian tersebut, korban yang berinisial KS adalah seorang murid kelas VII di sekolah tersebut.
BACA JUGA:Terbongkar! Pasutri Penipu Travel Rohani Diciduk Polisi, Korban Rugi Miliaran
BACA JUGA:Viral Foto Wajah Jokowi Pucat dan Bengkak Diduga Akibat Autoimun, Ajudan Langsung Gercep Buka Suara!
Menurut keterangan Haris, insiden berawal saat proses asesmen akhir tahun berlangsung di dalam kelas.
DM mendengar suara siulan dan meminta siswa untuk menengok guna mengetahui siapa pelakunya.
Saat ditanya, siswa menjawab bahwa suara siulan berasal dari luar kelas.
Tidak lama berselang, suara siulan terdengar kembali, yang memicu DM untuk berdiri di atas meja guna melihat ke luar jendela dan memastikan siapa yang membuat suara tersebut.
BACA JUGA:Tol Slipi Geger! Truk Terguling Akibat Sopir Mengantuk, Apa Penyebabnya?
BACA JUGA:Terungkap dari Logat Bicara, Ini Dugaan Pelaku Penembakan 2 Warga Australia di Bali!
Namun, situasi di dalam kelas justru menjadi semakin gaduh, dengan beberapa siswa tertawa.
Hal ini menyebabkan DM tersulut emosi, yang kemudian berujung pada tindakan spontan menendang salah satu murid yang berada di dekatnya, sebagaimana terekam dalam video yang kemudian viral.
Mediasi dan Langkah Lanjutan
Setelah video tersebut menyebar luas dan menuai beragam reaksi dari masyarakat, pihak Disdikbud Kabupaten Demak segera mengambil langkah untuk menyelesaikan permasalahan ini.
BACA JUGA:Sadis! Wanita di Cilegon Tewas Usai Memberi Pinjaman Uang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
Pada hari berikutnya, Rabu, 11 Juni 2025, tim dari Disdikbud Demak, DM, orang tua KS, serta kepala sekolah menggelar pertemuan di SMPN 1 Karangawen.