BACA JUGA:Nelayan Tewas Tersambar Petir di Pantai Cermin, Begini Kronologinya!
BACA JUGA:Heboh! Fenomena Sampah Kiriman di Pantai Ancol, Begini Respon Cepat Pengelola
Dampak Lingkungan dan Sosial
Kondisi ini bukan hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi masyarakat pesisir.
Penurunan hasil tangkapan ikan, kerusakan alat tangkap, hingga meningkatnya biaya operasional menjadi beban tambahan bagi para nelayan.
Selain itu, potensi wisata bahari yang seharusnya menjadi sumber pendapatan alternatif kini tergerus oleh citra negatif kawasan yang kotor dan tidak terawat.
BACA JUGA:Misteri Raibnya Christopher Farrel, Pendiri Startup Teknologi, di Pantai Bantul Gegerkan Publik
Upaya Penanganan yang Belum Optimal
Meski petugas kebersihan dari dinas terkait rutin mengangkut sampah, upaya tersebut belum menyentuh akar permasalahan.
Sampah yang tenggelam di dasar laut dan lumpur masih luput dari penanganan.
Selain itu, kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya memperparah situasi.
BACA JUGA:Ngeri! Siswa SMPN 7 Mojokerto Terseret Ombak, Konon Ada Mitos Mistis di Pantai Drini Gunung Kidul
Pemerintah daerah dan pusat telah mencanangkan berbagai program, seperti pembangunan tanggul laut dan revitalisasi kawasan pesisir.
Namun, tanpa pengawasan ketat dan partisipasi aktif masyarakat, program-program tersebut berisiko menjadi solusi jangka pendek yang tidak berkelanjutan.
Solusi Berbasis Komunitas dan Edukasi
Mengatasi krisis ini membutuhkan pendekatan holistik.
BACA JUGA:Miris! Sampah Menumpuk di Dekat SMP 57 Bandung, Warga Keluhkan Bau Menyengat