Unila Resmi Bekukan Organisasi Mahapel Buntut Kematian Mahasiswa saat Diksar, Pelaku Akan Dihukum

Kamis 19 Jun 2025 - 15:04 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

Yang lebih parahnya lagi, terlihat tangan kirinya kram sampai dua kuku kakinya copot yang Kemudian korban sempat dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

BACA JUGA:Viral Aksi Heroik Jemaah Haji Indonesia Berhasil Bantu Jemaah Lebanon dari Serangan Jantung

Ibu korban juga menjelaskan jika sang anak tidak mau dibawa ke rumah sakit karena ungkap nyawanya dalam ancaman dan terima kekerasan fisik selama mengikuti Diksar.

Korban menerima kekerasan fisik seperti dada ditendang perlu ditendang sampai diinjak-injak oleh senior.

"Anak kami menjalani operasi di RSUD Abdul Moeloek pada 27 April setelah hasil pemindaian menunjukkan adanya gumpalan darah dan cairan yang tidak lancar di otak," ungkapnya.

Ibu korban juga membantah statement kampus yang menyebutkan korban meninggal karena adanya tumor otak karena menurutnya anaknya tersebut sehat dari lahir sampai besar.

BACA JUGA:Viral #JusticeForArgo, Netizen Soroti Orang Tua Christiano Tarigan Penabrak Argo Mahasiswa UGM Hingga Tewas

Ibu Korban ingin kasus ini diusut sampai tuntas dan pelaku dihukum seberat-beratnya karena menghilangkan nyawa anaknya tercinta.

Disisi lain, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyebutkan pihaknya membenarkan adanya laporan dari pihak keluarga korban kepada pihak kepolisian. 

Ia mengatakan, proses laporan sudah diterima oleh pihak SPKT Polda Lampung, setelah itu akan ditindaklanjuti oleh Ditreskrimum Polda Lampung untuk dilakukan penyelidikan. 

Kategori :