Selain itu, persyaratan untuk menjadi psikolog klinis yang melibatkan pendidikan lanjutan dan sertifikasi tambahan seringkali membuat mahasiswa merasa kurang yakin akan prospek jangka panjangnya.
3. Hukum
Jurusan Hukum dikenal dengan tingkat DO yang tinggi karena kurikulum yang menuntut dedikasi penuh dan kemampuan analitis yang kuat.
Mahasiswa seringkali menghadapi tekanan besar dari jumlah bacaan yang harus diselesaikan dan ujian yang kompleks.
Selain itu, persaingan ketat untuk masuk ke profesi advokat atau hakim setelah lulus juga menjadi faktor pendorong mahasiswa untuk DO, terutama jika mereka merasa tidak cocok dengan bidang ini.
4. Kedokteran
Meskipun jurusan Kedokteran sering dianggap sebagai jurusan prestisius, tingkat DO di sini cukup tinggi karena beban studi yang sangat berat.
Mahasiswa kedokteran harus melalui tahapan yang panjang, mulai dari kuliah dasar, koas (koordinasi pendidikan kedokteran), hingga pendidikan spesialis.
Faktor fisik dan mental yang terkuras, ditambah dengan kurangnya dukungan finansial, seringkali membuat mahasiswa memilih untuk DO di tengah perjalanan.
5. Teknik Informatika
Jurusan Teknik Informatika menjadi salah satu jurusan dengan tingkat DO tertinggi karena perkembangan teknologi yang sangat cepat.
Mahasiswa harus terus-menerus mengikuti pembaruan dalam bidang ini, yang seringkali membuat mereka kewalahan.
Selain itu, kurangnya minat pada mata kuliah tertentu, seperti algoritma atau pemrograman, juga menjadi penyebab utama DO.