Banyak mahasiswa yang akhirnya beralih ke bidang lain yang dirasa lebih sesuai dengan passion mereka.
6. Manajemen
Jurusan Manajemen seringkali dipilih karena prospek karier yang luas, namun tingkat DO di jurusan ini cukup tinggi karena kurikulum yang umum dan kurang spesifik.
Mahasiswa seringkali merasa bosan atau kurang termotivasi karena materi yang diajarkan terasa terlalu teoritis dan kurang praktis.
BACA JUGA:Bye Kurikulum Merdeka? Jurusan IPA dan IPS Comeback! Generasi SMA Balik ke Zaman Emak-Bapak!
Selain itu, persaingan ketat di dunia kerja juga membuat beberapa mahasiswa memilih untuk DO dan mencari peluang lain, seperti berwirausaha.
7. Sastra
Jurusan Sastra, terutama Sastra Inggris atau Sastra Indonesia, memiliki tingkat DO yang tinggi karena kurangnya kesesuaian antara harapan mahasiswa dengan realitas lapangan.
Banyak mahasiswa yang awalnya tertarik karena minat pada bahasa dan sastra, tetapi kemudian merasa prospek karier di bidang ini terbatas.
Faktor finansial juga seringkali menjadi pendorong, terutama jika mahasiswa merasa kuliah tidak sejalan dengan kebutuhan ekonomi mereka.
Faktor Penyebab Tingginya Tingkat DO
Tingginya tingkat DO di jurusan-jurusan tersebut tidak lepas dari beberapa faktor, antara lain:
Beban Akademik yang Berat: Kurikulum yang menuntut dedikasi penuh dan kemampuan analitis tinggi seringkali membuat mahasiswa kewalahan.
Kurangnya Motivasi: Banyak mahasiswa yang merasa kurang termotivasi karena kurikulum yang terasa monoton atau prospek karier yang tidak jelas.
Faktor Finansial: Biaya kuliah yang tinggi dan kurangnya dukungan finansial seringkali menjadi alasan utama mahasiswa untuk DO.
BACA JUGA:Ayu Aulia Ngotot Ridwan Kamil Pernah Biayai Kuliah Lisa Mariana, Padahal Sudah Dibantah Kuasa Hukum!