Biadab! Guru Ngaji di Tebet Cabuli 10 Santri dengan Modus Ajarkan Hadas, Korban Diancam dan Dianiaya

Selasa 01 Jul 2025 - 12:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACAKORAN.CO - Seorang guru ngaji berinisial AF di Tebet, Jakarta Selatan ditangkap polisi karena dilaporkan telah cabuli sebanyak 10 santri perempuan yang masih anak-anak dengan modus ajarkan hadas.

Tak hanya melakukan pelecehan seksual, bahkan AF juga mengintimidasi dan bahkan melakukan kekerasan terhadap korban-korbannya.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo, AF juga diketahui menampar dan mengancam para korban agar tidak mengadu ke orang tua.

“Pelaku melakukan intimidasi dan menampar anak korban,” ujar Ardian, Senin (30/6/2025).

BACA JUGA:Ngaku Digoda Duluan, Polisi di Sidoarjo Terbukti Cabuli Adik Pacarnya dan Hanya Dipenjara 5 Bulan

BACA JUGA:Kronologi Lengkap Pengeroyokan dan Dugaan Pencabulan Adik Kandung Habib Bahar di Pamulang!

“Pelaku mengancam bilamana memberitahukan kepada orangtuanya,” sambungnya.

Modus yang digunakan AF tergolong licik, yaitu dengan menyuruh santri laki-laki pulang lebih dulu, kemudian memanggil para santri perempuan untuk memberikan pelajaran tambahan tentang hadas.

Namun pelajaran itu hanya topeng untuk melancarkan aksi cabul.

“Pelaku menggambar kemaluan pria di papan tulis dan menunjukkannya kepada korban. Setelah itu terlapor memaksa korban untuk memegang dan menggerak-gerakkan kemaluannya,” lanjut Ardian.

BACA JUGA:Baru Sehari Masuk Sel, Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Bali Tewas Dikeroyok dalam Penjara

BACA JUGA:Viral! Kakek di Samosir Diduga Cabuli Cucu Berusia 3,5 Bulan, Ini Kata Polisi

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menyatakan pelaku telah diamankan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

“(Pelaku) sudah diamankan Unit PPA,” kata Murodih, Sabtu (28/6/2025).

Dari hasil penyelidikan sementara, sebanyak 10 santri perempuan telah menjadi korban. 

Kategori :