Trump Desak Hamas Terima Tawaran Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza, Ini Alasannya

Rabu 02 Jul 2025 - 13:08 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly

Sementara itu, situasi di Gaza masih sangat tegang. Serangan udara dan darat dari militer Israel terus terjadi, bersamaan dengan tembakan roket dari pihak Hamas ke wilayah Israel.

BACA JUGA:Kakek Korban Tabrak Lari di Medan Meninggal Dunia Sebelum Berangkat Umroh, Insiden Kecelakaan Sempat Viral!

BACA JUGA:Pihak Revelino Minta Pengadilan Batalkan Gugatan Lisa Mariana ke Ridwan Kamil, Kuasa Hukum: Tidak Mendasar

Komunitas internasional pun mulai menunjukkan keprihatinan yang mendalam atas kondisi kemanusiaan yang memburuk di wilayah tersebut.

Organisasi kemanusiaan seperti Palang Merah Internasional dan PBB telah mendesak semua pihak untuk segera menghentikan kekerasan dan memberikan akses terhadap bantuan kemanusiaan di Gaza, di mana ribuan warga kini mengungsi dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Desakan Donald Trump kepada Hamas untuk menerima tawaran gencatan senjata 60 hari menjadi langkah diplomatik yang penting dalam meredakan konflik Gaza.

Dengan dukungan dari Israel, Qatar, dan Mesir, harapan untuk menghentikan kekerasan sementara ini masih terbuka lebar.

BACA JUGA:Resmi! Warga Boleh Ngebor Minyak Sendiri, Siap-Siap Jadi Sultan Baru!

BACA JUGA:Netizen Puas Vonis 20 Tahun Penjara Harvey Moeis Ditolak Kasasi MA: Alhamdulillah!

Pertemuan Trump dan Netanyahu pada 7 Juli 2025 bisa menjadi penentu arah perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.

Kategori :