Selama ini Arya diketahui tengah bersiap menjalani penugasan diplomatik penting ke Helsinki, Finlandia, di akhir bulan.
BACA JUGA:MR Bukan Artis Ternyata Figuran! Pelaku Pemerasan Pacar Sesama Jenis, Ini Sosoknya
Kementerian Luar Negeri melalui Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha membenarkan bahwa Arya adalah diplomat fungsional muda di Direktorat Perlindungan WNI.
Dalam perannya, Arya menangani berbagai isu strategis yang berkaitan dengan keselamatan dan kepentingan Warga Negara Indonesia di luar negeri.
Ia merupakan lulusan Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada dan memulai karier diplomatiknya pada Januari 2014.
Pengalaman Arya cukup luas, termasuk penugasan di Yangon sebagai staf Kedubes RI (2011–2013), Third Secretary di Kedubes RI Dili, Timor Leste (2018–2020), dan Second Secretary di Kedubes RI Buenos Aires, Argentina (2020–2022).
BACA JUGA:Sosok Zahran Nizar Peserta COC Season 2 yang Alami Cyberbullying, Prestasinya Bukan Main!
BACA JUGA:Satgas Koperasi Merah Putih Dibentuk, Prabowo Tunjuk Sosok Ini sebagai Ketua!
Rekan-rekannya mengenalnya sebagai sosok ramah, tenang, dan penuh dedikasi.
Kabar kematian Arya menuai reaksi publik.
Sejumlah komentar netizen mempertanyakan proses penyelidikan dan kemungkinan motif di balik tragedi ini.
"Polisi tidak bisa menyimpulkan pembunuhan krn blm keluar visum, yo mosok korban melilitkan sendiri lakban diseluruh badannya??"
BACA JUGA:Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas Tersetrum Tiang Listrik di Taman Yado, Baru Ditemukan Esok Paginya
"Ada yg membunuhnya karena dia mengetahui sesuatu. Apa yg disembunyikan oleh Kemenlu dari sudut pandang masyarakat Indonesia?"