Bawa Meteran Demi Keadilan! Orang Tua Protes Anak Tak Diterima di Sekolah Terdekat

Kamis 10 Jul 2025 - 11:06 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACA JUGA:Hari Ini! CJH Kota Palembang Mulai Periksa Kesehatan, Ini Zonasi Puskesmasnya, Jemaah Minta Kejelasan Biaya

BACA JUGA:75 Pelajar Ikuti Simulasi Sekolah Rakyat Gratis di Jatim, Gerakan Pendidikan Merakyat!

Jarak Dekat, Tapi Tetap Ditolak

Selain cucunya, ada dua hingga tiga warga asli Kelurahan Kepanjen yang juga ditolak meski tinggal sangat dekat.

Ironisnya, slot justru diberikan kepada pendaftar dari kecamatan atau desa lain bahkan yang berjarak 4–10 km dari sekolah.

Agus mendesak adanya evaluasi juknis SPMB, agar anak berdekatan dengan sekolah mendapatkan prioritas.

BACA JUGA:Viral Cikgu Malaysia Marah Muridnya Pakai Bahasa Indonesia di Tugas Sekolah, Netizen: Chill Dong Cikgu!

BACA JUGA:Guru SD di Malaysia Kesal Para Murid Pakai Bahasa Indonesia dalam Tugas Sekolah: Tolong Pantau Konten Anak

Ia juga menuding adanya “permainan titipan” dari ASN atau oknum komite sekolah yang menyebabkan ketidakadilan.

Sorotan pada Transparansi dan Akuntabilitas

Tokoh masyarakat lokal seperti Hartono pun angkat bicara, mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang untuk membuka jalur evaluasi.

Warga berharap agar tahun mendatang sistem penerimaan bisa lebih transparan dan bersih dari praktik titipan.

BACA JUGA:Cek Kesehatan Gratis Serentak untuk Murid Sekolah Mulai 7 Juli 2025, Ini Detail Lengkapnya!

BACA JUGA:Transformasi Pendidikan! Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Lewat 100 Sekolah Baru

Dampak Sosial dan Politik Lokal

Kontroversi ini mencuat ke publik hingga menjadi sorotan media.

Banyak pihak mempertanyakan kredibilitas penyelenggaraan pendidikan dasar di Kabupaten Jombang, khususnya urgensi menaati prinsip domisili sebagai dasar penerimaan.

Peluang Perbaikan ke Depan

BACA JUGA:Karnaval Spektakuler! Cara Unik Sekolah Rayakan Kenaikan Kelas dan Kelulusan

BACA JUGA:Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara Saat Libur Sekolah: Ini Alasan dan Respons Pemerintah

Kategori :