Perangkat desa Jambangan, Edi, menyampaikan bahwa korban diketahui telah lama mengalami penelantaran.
Nortaji sering terlihat tidur di tempat-tempat umum tanpa pengawasan. “Korban sudah mulai ditelantarkan sejak awal Juni 2025 dan baru ditemukan warga dalam keadaan memprihatinkan pada 25 Juli 2025,” ujar Edi.
BACA JUGA:ULM Banjarmasin Dilanda Kebakaran! Bagaimana Nasib Dokumen Wisuda dan Akademik?
4. Mediasi Gagal, Anak Tetap Menolak Kehadiran Ibu
Pihak desa dan Dinas Sosial telah berupaya melakukan mediasi untuk mempertemukan Nortaji dengan anaknya.
Namun, Musrika tetap menolak.
“Kami dari pihak desa sudah berkali-kali mencoba memediasi Musrika dengan Ibu Nortaji, bahkan sampai menurunkan pihak Dinsos. Tapi tidak ada titik temu,” terang Edi pada Sabtu (26/7/2025).
5. Polisi Selidiki Kasus dan Lacak Keberadaan Pelaku
Kepolisian melalui Satreskrim Polres Probolinggo segera bergerak menyelidiki kasus anak aniaya ibu kandung ini.
BACA JUGA:Terungkap Isi Tas Arya Daru yang Ditinggalkan di Rooftop Gedung Kemlu, Tenyata Ini!
BACA JUGA:Panas Ekstrem dan Angin Kencang, Separuh Pulau di Negeri Para Dewa Nyaris Ludes Terbakar!
Kasat Reskrim AKP Putra Fajar Adi Winarsa menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.
Saat ini, korban telah diamankan dan dirawat di Griya Lansia Malang.
Sementara itu, polisi masih melacak keberadaan Musrika karena saat didatangi ke rumahnya pelaku tidak ditemukan.