Tolak Mobil Dinas Rp3 Miliar, Wali Kota Jogja Pilih Beli 600 Gerobak Sampah untuk Setiap RW

Selasa 29 Jul 2025 - 09:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACAKORAN.CO - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang memilih menolak pengadaan mobil dinas baru senilai hampir Rp3 miliar. 

Sebagai gantinya, ia mengalihkan anggaran tersebut untuk membeli sekitar 600 gerobak sampah dengan harga satuan Rp5 juta. 

Gerobak ini akan didistribusikan ke tiap RW di kota Yogyakarta, terutama kawasan padat penduduk dan titik-titik rawan sampah.

Prioritas Berbasis Kebutuhan Warga

BACA JUGA:Berapa Besar Aliran Dana Korupsi Diterima Eks Wali Kota Palembang Harnojoyo? Ini Kata Kejati Sumsel!

BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Kecewa, Orangnya Sudah Meninggal Tapi Masih Terima Honor, Evaluasi Ribuan Pekerja Sosial

Keputusan Hasto bukan sekadar simbol, melainkan refleksi dari komitmen terhadap kebutuhan masyarakat secara langsung. 

“Mobil dinas bukan prioritas saya. Yang dibutuhkan warga adalah lingkungan bersih dan sehat,” tegas Hasto dalam rapat anggaran bersama DPRD Kota Yogyakarta, dilansir Bacakoran.co dari unggahan Instagram @fakta.indo pada Selasa (29/7).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa fasilitas mewah bukanlah hal yang perlu didahulukan, terlebih jika ada kebutuhan publik yang mendesak. 

Karena itu, Hasto juga menolak pengadaan mebel dan tempat tidur baru untuk rumah dinasnya.

BACA JUGA:Trump Sebut Zohran Mamdani Komunis, Wali Kota Muslim Pertama New York Tanggapi dengan Tegas

BACA JUGA:Agar Bisa Tampung Keluarga, Wali Kota Ini Siapkan Stadion Untuk Lantik 2.092 PPPK

“Kita harus lebih banyak berpikir soal hasil nyata yang bisa langsung dirasakan rakyat, bukan soal fasilitas,” ujarnya. 

Baginya, orientasi anggaran pemerintah harus bergeser dari kenyamanan pejabat ke kepentingan masyarakat luas.

Distribusi Gerobak untuk Kebersihan Kampung dan Wisata

Dengan pengadaan 600 gerobak sampah, Pemerintah Kota Yogyakarta menunjukkan langkah konkret dalam mendukung kebersihan lingkungan. 

Gerobak-gerobak tersebut akan didistribusikan ke kampung padat penduduk, kawasan wisata, dan titik-titik yang rawan terjadi pembuangan sampah sembarangan.

Kategori :