Meski kontroversial, ekspresi tersebut mendapat dukungan santai dari Ketua MPR Ahmad Muzani.
Muzani menyampaikan bahwa pengibaran bendera nonnasional tersebut bukanlah bentuk pengingkaran terhadap identitas bangsa.
Menurutnya, itu hanya simbol kreativitas dan ekspresi masyarakat yang tetap berakar pada semangat Merah Putih.
“Saya kira itu ekspresi kreativitas, ekspresi inovasi, dan pasti hatinya adalah Merah Putih, semangatnya Merah Putih,” ujar Muzani, Minggu (3/8/2025), di Kompleks Parlemen Senayan.
BACA JUGA:Jelang 17 Agustus Ramai Ngibarin Bendera Luffy: Bentuk Pengkhianatan atau Nasionalisme Gaya Baru?
Ia menegaskan bahwa cinta rakyat Indonesia terhadap bendera Merah Putih tidak akan tergantikan.
Justru, ia berharap HUT RI menjadi momentum bagi masyarakat untuk merenungi perjuangan pendiri bangsa.
“Kami berharap seluruh rakyat Indonesia merenungi apa yang sudah dilakukan oleh para pendiri bangsa dengan cara mengibarkan bendera Merah Putih,” katanya.
Tanggapan dari Ketua MPR ini disambut baik oleh netizen yang mendukung adanya pengibaran bendera One Piece sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem pemerintahan di negara Indonesia saat ini.
BACA JUGA:Sambut HUT ke-80 RI, Pemerintah Wajibkan Bendera Merah Putih Dikibarkan Mulai 1 Agustus 2025
"Dan mungkin yg katanya merah putih tapi hatinya one peace."
"Masyarakat musti berani kibarkan bendera one piece jangan takut."
"Ini baru cerdas .... Tidak masalah karna cuma bendera film kartun."
"Setuju pak, itu hanya ekapresi kejenuhan."