Jumlah Korban Meninggal Dunia akibat Kelaparan Parah di Gaza Tembus Segini, 100 Anak-anak!

Senin 11 Aug 2025 - 09:01 WIB
Reporter : Ramadhan Evrin
Editor : Ramadhan Evrin

BACAKORAN.CO - Tragedi kemanusiaan di Jalur Gaza kian mengiris hati, di mana hingga Minggu (10/8/2025), jumlah korban meninggal akibat kelaparan parah melonjak menjadi 217 jiwa.

Dari jumlah itu, 100 di antaranya adalah anak-anak.

Dalam laporan terkini, Kementerian Kesehatan Palestina mengungkap sedikitnya lima warga meninggal dunia hanya dalam 24 jam terakhir karena perut kosong dan tubuh yang kian melemah.

Sebagian besar kematian terjadi dalam beberapa pekan terakhir, menyusul blokade ketat Israel yang memutus jalur bantuan pangan.

BACA JUGA:Jakarta Barat Kembali Banjir! Kali Pesanggrahan Meluap, Warga Bertahan di Tengah Genangan

BACA JUGA:Heboh! Struk Restoran Kenakan Biaya Royalti Musik, Publik Ramai Menolak: Besok-besok Makan Bawa Earphone

Direktur Rumah Sakit Al Shifa, Mohammed Abu Salmiya memperingatkan, kelaparan ini menjadi ancaman paling mematikan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

"Malnutrisi membuat daya tahan tubuh mereka anjlok. Dalam kondisi seperti ini, kematian bisa datang kapan saja," ujarnya seperti dilansir dari Al Jazeera.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan lebih dari 12.000 balita di bawah lima tahun kini menderita malnutrisi akut.

Sebelumnya, Gaza biasa menerima ratusan truk bantuan kemanusiaan setiap hari.

BACA JUGA:Viral! Oknum ASN di Lampung Diringkus Saat Pesta Narkoba, Senpi Rakitan Ikut Disita

BACA JUGA:DPR Desak Pengadilan Militer Usut Tuntas Kasus Kematian Prada Lucky di NTT: Jatuhkan Hukuman Setimpal

Namun sejak agresi militer dimulai, jumlah truk yang diizinkan masuk dapat dihitung dengan jari--terlalu sedikit untuk 2,3 juta jiwa yang terkepung.

Israel mengklaim pemeriksaan ketat diperlukan demi mencegah masuknya barang yang dianggap “berisiko” bagi keamanan mereka.

Ironisnya, isi truk bantuan yang terhambat kebanyakan adalah bahan pangan pokok dan susu formula untuk bayi.

Kategori :