"Ga ada isi kepala emang, dikira latihan cuma sejam."
"Kayak anak2 aja ulang tahun dinyanyiin."
"Miskomunikasi yang di sengaja."
"Rayain Ulang tahun di rumah aja pak."
"Jelas kecewa krn sudh full latihan biar penampilan bs maksimal, ehhh gk taunya..."
"Yg mutar lagunya lagi cari muka."
Komentar-komentar tersebut menunjukkan betapa publik ikut merasakan kekecewaan yang dialami para pelajar.
Menanggapi viralnya insiden tersebut, Camat Sungai Bahar, Agus Riyadi, memberikan klarifikasi melalui sambungan telepon.
Ia menyebut bahwa kejadian tersebut merupakan murni miskomunikasi dalam rangkaian acara, bukan kesengajaan.
“Saya sudah minta maaf langsung ke Kepala MTsN 7, Pak Sapuwan. Saya berharap drum band bisa tetap melanjutkan tampilannya, tapi guru pelatih sudah kecewa dan memilih tidak melanjutkan,” jelas Agus.
Agus juga menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya kejutan ulang tahun yang disiapkan oleh panitia.
“Sebenarnya ulang tahun saya sudah lewat, yaitu tanggal 16 Agustus kemarin. Kejadian yang membuat penampilan drum band adik-adik kita batal berlangsung bukanlah sebuah kesengajaan, melainkan murni miskomunikasi,” ujarnya.
Ia menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden tersebut dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
BACA JUGA:Heboh! Video Robek Bendera Merah Putih Pakai Cutter, Siswa MAN 1 Padang Gagal Ujian
“Tentu saya sangat menyesal jika peristiwa tersebut menimbulkan kekecewaan. Saya sudah menyampaikan langsung permintaan maaf kepada pihak sekolah, dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar ke depan kegiatan serupa bisa lebih tertata, sehingga semangat anak-anak kita tetap terjaga,” pungkasnya.