Trump Copot Kepala Intelijen AS Usai Laporan Berbeda soal Serangan ke Iran, Ketegangan Politik dan Militer Men

Sabtu 23 Aug 2025 - 16:47 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly

- Laksamana NATO dan tiga pengacara militer senior

Bahkan Kepala Staf Angkatan Udara mengundurkan diri secara mendadak, hanya dua tahun dari masa jabatan empat tahunnya.

Awal tahun ini, Pentagon juga mengumumkan pengurangan 20% jumlah jenderal dan laksamana bintang empat aktif, serta pemangkasan 10% total perwira tinggi.

BACA JUGA:Makin Panas, Lisa Mariana Akui Terima Uang dari Kasus Bank BJB yang Membelit Ridwan Kamil!

BACA JUGA:Mantan Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe Ditangkap atas Dugaan Penyalahgunaan Dana Negara

Langkah ini disebut sebagai bagian dari efisiensi dan peremajaan struktur militer AS.

Pemecatan Kepala DIA dan perwira senior lainnya menandai babak baru dalam hubungan tegang antara Presiden Trump dan komunitas intelijen AS.

Ketidaksepakatan soal dampak serangan ke Iran menjadi pemicu utama, memperlihatkan bagaimana politik dan militer saling tarik ulur dalam menentukan arah kebijakan keamanan nasional.

 

 

Kategori :