Mentan Bandingkan Harga Beras Indonesia dan Jepang, Titiek Soeharto Protes: Income per Kapita Kita Lain!

Minggu 24 Aug 2025 - 10:03 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

Lonjakan ini dipicu oleh gelombang panas ekstrem pada musim panas 2023 yang mengganggu panen, serta pembelian panik akibat peringatan bencana alam.

Bahkan pada 29 April 2025, Menteri Pertanian Jepang sempat berkunjung ke Indonesia karena harga beras di negaranya sudah menyentuh Rp93 ribu per kilogram.

BACA JUGA:DPR RI Siap Revisi UU Hak Cipta 2025, Royalti Musik Jadi Sorotan

BACA JUGA:Viral, Isu Gaji DPR Tembus Rp90 Juta? Puan Maharani Bongkar Fakta Sebenarnya!

Namun, perbedaan mendasar terletak pada pendapatan masyarakat. 

Menurut data Bank Dunia terbaru, pendapatan per kapita Jepang mencapai USD 39.000 per tahun.

Di sisi lain, pendapatan Indonesia masih berada di kisaran USD 4.000-5.000 per tahun.

Artinya, daya beli masyarakat Jepang jauh lebih kuat.

Kenaikan Harga di Indonesia Masih Wajar?

BACA JUGA:DPR RI Bahas Usulan Pembentukan Kementerian Haji Umrah

BACA JUGA:Video Gibran Terdiam Saksikan Anggota DPR yang Joget Usai Sidang Tuai Sorotan Netizen: Bubarkan DPR!

Mentan Amran menyebut bahwa kenaikan harga beras di Indonesia hanya sekitar Rp100 per kilogram untuk jenis medium maupun premium. 

Ia menilai kondisi ini masih dalam batas wajar dan tidak perlu disikapi secara berlebihan.

Namun, publik menilai bahwa kenaikan sekecil apapun tetap berdampak signifikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. 

Terlebih, beras merupakan kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari.

Kategori :