Hilang 12 Hari, Ternyata Wanita di Lombok Barat Tewas Dicor di Septic Tank oleh Pacarnya

Minggu 24 Aug 2025 - 11:30 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

Dalam interogasi, Imam mengaku telah menganiaya dan membunuh Nurminah. 

Ia memukul korban hingga pingsan, lalu menyeret tubuhnya ke sumur sedalam 3 meter di dalam rumahnya. 

Kepala korban terbentur keras di dasar sumur hingga tewas. 

Tak berhenti di situ, Imam menimbun sumur dengan pasir dan material bangunan, lalu mengecor bagian atasnya untuk menghilangkan jejak.

Jasad Dicor Bertahap di Septic Tank

BACA JUGA:Tragedi Kebakaran di Tomohon: Pemilik Homestay dan 2 Tamu Tewas, Penyebab Masih Diselidiki

BACA JUGA:Israel Lumpuh, Warga Turun ke Jalan Demo Serukan Stop Perang yang Tewaskan 60ribu Warga Gaza

Kepala Desa Perampuan, Zubaidi, mengungkapkan bahwa pengecoran dilakukan secara bertahap menggunakan enam gumbleng atau lingkaran beton. 

Setiap gumbleng dicor satu per satu oleh pelaku. 

Dari kondisi beton yang masih agak basah, diperkirakan pengecoran dilakukan sekitar empat hingga lima hari sebelum jasad ditemukan.

"Kalau dalam hitungan, kami melihat dari kondisi betonnya yang masih agak basah, kurang lebih 4 sampai 5 hari," ujar Zubaidi, Sabtu (23/8/2025).

Polisi Lakukan Olah TKP dan Pendalaman Kasus

BACA JUGA:Kebakaran Sumur Minyak di Blora: 2 Tewas, Warga Mengungsi

BACA JUGA:Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Dekat Stasiun Duri, Ada Luka di Pelipis Tapi Diduga Bukan Karena Kekerasa

Kanit Pidum Polres Lombok Barat, Ipda Dhimas Prabowo, membenarkan penemuan jasad korban. 

Ia menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan seluruh detail kronologis peristiwa ini.

“Ya benar, saat ini kita sedang menuju ke lokasi untuk olah TKP,” ujar Dhimas.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif pembunuhan dan mengumpulkan barang bukti tambahan dari lokasi kejadian. 

Kategori :