Janggal, Instagram Arya Daru Pangayunan Kembali Aktif Setelah Kematian yang Misterius di Kamar Kost!

Minggu 24 Aug 2025 - 17:25 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

"Pertama klaster dimana klaster penyidik mengamankan (Barbuk, red) di kantor korban, media di kos korban, kemudian yang berikut lagi mengamankan dari keluarga korban maupun dari saksi-saksi yang lain," lanjutnya.

BACA JUGA:Polisi Ungkap Diplomat Arya Daru Meninggal Bunuh Diri Tanpa Unsur Kriminal, Keluarga Masih Tak Percaya

Disisi lain, perwakilan Pusident Bareskrim Polri, Aipda Sigit Kusdiyanto mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi sidik jari yang ada di lokasi tewasnya ADP.

"Singkat awal kami tim identifikasi, baik dari Polres, Polda dan Pusident Polri, melakukan pencarian barang bukti. Salah satunya sidik jari. Berdasarkan keilmuan dari beberapa barang bukti yang diamankan rekan kita, kami melakukan pengembangan dan salah satu yang diperoleh mengenai sidik jari yaitu yang terdapat di lakban warna yang berada di saudara ADP. Dari lakban yang diamankan dari aturan yang ada kita lakukan penyelidikan diperoleh dan dibandingkan dengan sidik jari yang dimiliki saudara ADP, sesuai kaidah keilmuan minimal 12 titik memenuhi kriteria yang ada," ucapnya.

Terkait ini telah dipastikan pada lakban yang telah melilit kepala korban dan hanya ditemukan sidik jari Arya Daru Pangayunan.

"Bahwa di lakban yang diperoleh adalah sidik jari saudara ADP," bebernya.

BACA JUGA:Sebelum Tewas, Diploma Kemlu Arya Daru Telah Menjual Mobil dan Akan Tinggal di Finlandia, Ini Faktanya!

Puslabfor Bareskrim Polri, Kompol Irfan Rofik juga sebut pihaknya tak menemukan adanya bercak darah hingga material biologi lainnya di TKP.

"Terhadap pemeriksaan TKP yang kami lakukan, kami tidak menemukan adanya bercak darah, sperma atau material biologi di kamar korban atau di luar kamar korban. Kami tidak menemukan mateorologi orang lain," terangnya.

Sebelumnya pihak Kepolisian membeberkan penemuan tas milik Arya Daru Pangayunan (39) yang ia bawa ke lantai 12 gedung Kemlu, Jakarta Pusat.

Tas tersebut dibawa korban ke lantai 12 atau di bagian rooftop gedung Kemlu pada malam hari sebelum akhirnya ia ditemukan tewas keesokan harinya, Selasa (8/7/2025).

"Tas itu kan ditemukan di rooftop, kalau berdasarkan keterangan dari tim penyelidik itu (tas ditemukan) satu hari setelah tanggal 8, setelah ditemukan korban. Jadi ditemukan lah tas itu di lantai 12 di samping tangga darurat," kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak, dikutip Bacakoran.co dari CNN Indonesia, Senin (28/7/2025).

Berdasarkan pengecekan, Reonald mengungkapkan bahwa tas milik Arya tersebut berisi laptop sampai beberapa pakaian.

BACA JUGA:Hasil Autopsi Arya Daru Belum Keluar, Kompolnas Desak Polda Metro Bertindak Cepat

"Laptop, terus pakaian yang baru dibeli, terus ada beberapa obat-obatan ya yang korban bawa, terus ya pokoknya belanjaan yang baru dia beli, terus beberapa nota, terus beberapa alat-alat kantor lah," tutur Reonald.

Reonlad juga sebut dalam tas itu juga ditemukan surat rawat jalan milik korban tapi ia tak membeberkannya secara detail.

Kategori :