BACAKORAN.CO - Platform gim global Roblox seperti batal diblokir di Indonesia setelah pihak pengembang berjanji bakal mematuhi dan tunduk pada semua regulasi yang berlaku di Tanah Air.
Terutama aturan ketat soal perlindungan anak.
Surat Resmi ke Komdigi
Komitmen tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), usai pertemuan Roblox dengan Menkomdigi Meutya Hafid pada Agustus 2025.
BACA JUGA:Ada Kredit Alsintan dan KUR Tebu Rakyat! Bunga Murah Banget, Gak Pakek Ribet!
BACA JUGA:Netizen Heboh! Video Prabowo Diputar Sebelum Film Bioskop: Itu Biasa...
Dalam surat itu, Roblox menegaskan kesediaannya bekerja sama dengan Indonesia Game Rating System (IGRS) untuk meninjau ulang klasifikasi gim dan menyesuaikan konten bila dibutuhkan.
“Kami mengapresiasi langkah Roblox yang mau menyesuaikan diri dengan aturan Indonesia. Ini bukti dialog konstruktif bisa melahirkan langkah nyata melindungi anak-anak dan memperkuat ekosistem kreatif digital,” ujar Meutya.
Janji Keamanan dan Dampak Ekonomi
Tak hanya soal regulasi, Roblox juga berencana merilis hasil studi dampak ekonomi yang menyoroti kontribusinya terhadap pertumbuhan pengembang lokal.
BACA JUGA:Ini Detail Resolusi PBB Soal Pengakuan Negara Palestina, 142 Negara Setuju!
BACA JUGA:DPR Usulkan Aturan 1 Orang 1 Akun Medsos, Akun Ganda Dinilai Merusak
Pemerintah menyatakan siap menjaga dialog dengan berbagai platform global agar Indonesia bukan sekadar pasar, tapi juga pusat talenta digital yang aman dan inklusif.
Teguran Keras dari Mendikdasmen
Langkah kompromi Roblox ini muncul setelah sorotan tajam dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti awal Agustus lalu.
Ia menilai Roblox menampilkan kekerasan dan kata-kata kasar yang tak pantas bagi anak-anak.
BACA JUGA:Kronologi Kecelakaan 6 Kendaraan di Jakarta Utara: Polisi Ungkap Penyebab Awal
BACA JUGA:Isu Ijazah Palsu 4 Tahun yang Lalu, Jokowi Ungkap Tak Mungkin Tak Ditunggangi!