Menurutnya, dengan menggunakan bahan dan peralatan buatan lokal, pengawasan terhadap standar halal dan mutu akan lebih mudah dilakukan.
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebelumnya sempat menyatakan pihaknya masih melakukan “cek and recheck” terhadap kabar yang sempat viral itu.
BACA JUGA:Wali Kota Tegaskan 98 Dapur SPPG Diawasi Ketat, Upaya MBG Jangkau 150 Ribu Siswa Palembang
Kini, setelah hasil uji BPJPH dirilis, pemerintah berupaya menenangkan publik dan memastikan tidak ada lagi peralatan MBG yang diragukan kehalalannya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang menyasar pelajar di seluruh Indonesia.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi siswa, terutama di daerah tertinggal dan rentan stunting.
Namun, polemik “nampan babi” yang muncul sejak Agustus lalu sempat menggeser fokus utama dari program tersebut.
Kini, dengan hasil laboratorium yang tegas dan jaminan langsung dari BPJPH, masyarakat diharapkan tidak lagi termakan isu liar.
BACA JUGA:Viral Video SPPG di Cipatat Cuci Peralatan Makanan dengan Air Kotor, Dapur MBG Ditutup Sementara
Nampan MBG telah dinyatakan halal, bersih, dan aman digunakan.
“Saya jamin seribu persen, nggak ada minyak babi di nampan MBG,” tegasnya lagi.