37 Siswa Alami Keracunan MBG di Martapura Banjar, Polisi Bawa Sampel Makanan ke Lab

Jumat 10 Oct 2025 - 11:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BACA JUGA:Heboh Isu Nampan Babi! BPJPH Tegaskan Peralatan MBG di Indonesia Aman dan Siap Diberi Label Halal Resmi!

Menurut informasi yang dihimpun, keracunan MBG tersebar di tiga sekolah di Martapura. 

Salah satu guru SDN 1 Tungkaran, Muhammad, menyebut bahwa makanan MBG tiba di sekolah pukul 06.00 Wita dan dibagikan kepada siswa saat jam istirahat pukul 09.30 Wita.

“Menurut kabar di Madrasah Assalam dibagi pukul 12 siang dan dikatakan sebagian lauknya ada yang berlendir,” kata Muhammad. 

Ia juga menyebut bahwa dapur penyedia MBG di wilayah Sungai Sipai, Tungkaran, Keraton, dan Pasayangan berada di Vila Samawa, yang diduga menjadi sumber makanan bermasalah.

“Setiap wilayah menyediakan 3.000 porsi sedangkan untuk Tanjung Rema Darat sekitarnya dapurnya beda lagi, kemungkinan daerah yang di dapur Vila Samawa saja yang kena,” tambahnya.

Salah satu orang tua siswa, Nassar, menceritakan bahwa anaknya mulai menunjukkan gejala keracunan menjelang sore hari setelah mengonsumsi MBG saat jam istirahat. 

“Setelah pulang sekolah, mendekati sore, gejala keracunan mulai muncul. Anak saya mengalami mual dan muntah-muntah, dan langsung saya larikan ke RSUD Ratu Zalecha Martapura,” ungkap Nassar.

Ia juga menyebut bahwa anaknya mencurigai ayam suwir sebagai penyebab utama. 

BACA JUGA:Tak Main-Main! Prabowo Turun Tangan Bikin Aturan MBG, Ada Sanksi Baru?

BACA JUGA:Keracunan Masal Meresahkan, JPPI Desak BGN untuk Hentikan Beroperasnya Dapur MBG: Sebelum Korban Bertambah!

“Kalau menurut anakku, itu dari ayam suwir yang dihidangkan,” jelasnya. Sehari sebelum kejadian, anak Nassar juga mengeluhkan buah yang disajikan mulai membusuk. 

“Anakku juga bilang kemarin itu buahnya mulai busuk dan hari ini ayam suwirnya,” tambahnya.

Nassar berharap agar kejadian serupa tidak terulang. 

“Ya, kita berharap supaya lebih diperbaiki lagi prosesnya, diawasi betul-betul,” harapnya.

Kapolres Banjar juga menyampaikan bahwa Kepala Sekolah SMA Islam Terpadu Assalam Martapura turut menjadi korban dan sempat dirawat di RSUD Ratu Zalecha. 

Kategori :