BACA JUGA:Cara Mengajukan Kartu Kredit di Livin’ by Mandiri, Mudah Tanpa ke Kantor Cabang!
Di pasar global, harga emas dunia juga menggila, menembus level psikologis 4.100 dolar AS per ons troi untuk pertama kalinya dalam sejarah pada Senin (13/10/2025) waktu setempat.
Seperti dilansir dari Reuters, harga emas di pasar spot melonjak 2,2% menjadi 4.106,48 dolar AS per ons, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di 4.116,77 dolar AS per ons.
Dipicu Ketegangan Global dan Suku Bunga The Fed
Lonjakan ini dipicu oleh ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China yang kembali memanas.
BACA JUGA:Emas Makin Berkilau! Tembus US$4.000, Pakar: Bisa Lampaui US$5.0000!
BACA JUGA:Harga Emas Antam Pecah Rekor 5 Hari Beruntun, Tembus Rp 2,3 Juta per Gram!
Ditambah ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS alias The Federal Reserve (The Fed).
Ketidakpastian global membuat investor di seluruh dunia berlomba-lomba memburu emas sebagai aset aman (safe haven).
Alhasil, permintaan melonjak tajam dan mendorong harga emas dunia--serta harga emas domestic--naik drastis.
Emas Jadi Primadona Baru Investor
BACA JUGA:Gokil! Kamu Dipilih Jadi Penerima Saldo DANA Gratis Rp236 Ribu dari Game Hago, Begini Cara Klaimnya!
BACA JUGA:TKD Dipangkas, Gubernur Minta ASN Daerah Digaji Pusat, Menkeu Purbaya Bilang Begini!
Kenaikan tajam ini menjadikan emas kembali menjadi primadona di tengah badai ekonomi global.
Para analis memperkirakan harga emas berpotensi menembus Rp 2,4 juta per gram jika tensi geopolitik dan ketidakpastian ekonomi terus berlanjut.
Bagi masyarakat, kenaikan ini juga menjadi sinyal kuat untuk mulai berinvestasi di logam mulia.
Sebab, emas terbukti menjadi aset paling tahan krisis, baik di masa pandemi, inflasi, maupun gejolak politik internasional.
BACA JUGA:Emas Dunia Ngamuk! Harga Tembus US$4.000 per Ons, Diprediksi Terus Melonjak?