BACA JUGA:Viral! Oknum Pegawai BUMN PT Timah Wenny Myzon Hina Honorer dan Tantang Netizen, Ini Sosoknya
Dian, korban dalam peristiwa ini, dikenal sebagai sosok yang ramah dan aktif dalam kegiatan sosial seperti PKK dan pengajian malam Jumat.
Ia disebut-sebut akan pensiun dari pekerjaannya di bank dalam dua tahun ke depan.
“Orangnya baik, ramah, selalu aktif ikut kegiatan. Kalau ada pengajian atau acara PKK, pasti datang,” tambah Deni.
Pasangan ini diketahui memiliki tiga orang anak.
Anak pertama sedang menempuh pendidikan di luar kota, anak kedua bersekolah di salah satu SMK di Banyuwangi, dan anak ketiga masih duduk di bangku SMP.
Di rumah tersebut, mereka tinggal berempat bersama anak kedua dan bungsu.
Hingga kini belum diketahui apakah kedua anak tersebut berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Secara ekonomi, keluarga ini tergolong berkecukupan.
Kedua orangtua bekerja dan memiliki rutinitas yang stabil.
Hal ini membuat warga semakin terkejut dengan peristiwa yang terjadi.
Motif Masih Diselidiki, Warga Minta Pendampingan Psikologis
BACA JUGA:7 Universitas Terbaik Palembang Paling Kece, No 3 Paling Banyak Jadi Pegawai BUMN dan Pertamina
BACA JUGA:Horee, Pegawai BUMN Bisa Libur Panjang Tiap Minggu, Kerja 4 Hari Sudah Mulai Diujicobakan?
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki motif di balik tindakan pelaku.
Apakah ada tekanan psikologis, masalah rumah tangga yang tersembunyi, atau faktor lain yang memicu aksi nekat tersebut.