Setelah Tragedi Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny, Ratusan Santri Mulai Kembali Mondok!

Kamis 23 Oct 2025 - 13:45 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

BACAKORAN.CO - Setelah kasus ambruknya pondok pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo yang tewaskan puluhan nyawa, kini ratusan santri sudah kembali memulai kegiatan belajar.

Tercatat sekitar 100 santri sudah kembali dan mulai menempati gedung kampus Institut Agama Islam (IAI) Al-Khoziny yang dinyatakan aman.

Ketua Ikatan Alumni Ponpes Al-Khoziny, KH Zaenal Arifin menyebutkan bahwa, sejak akhir pekan lalu, para santri-terutama dari jenjang pendidikan yang lebih tinggi-secara bertahap mulai kembali ke pondok.

"Yang kembali kebanyakan adalah santri kelas besar, seperti mahasiswa IAI Al-Khoziny, siswa Madrasah Aliyah, dan sebagian santri kelas tiga Madrasah Tsanawiyah. Mereka kami hubungi lewat pesan singkat dan telepon, dan alhamdulillah mulai berdatangan," ujar KH Zaenal saat ditemui, usai gelar upacara Hari Santri, dikutip Bacakoran.co dari detikjateng, Kamis (23/10/2025).

BACA JUGA:Sempat Jadi Perbincangan, Ponpes Al Khoziny yang Ambruk akan Dibangun dengan Anggaran Kementerian PU!

BACA JUGA:Transmart Buahbatu Bandung Disegel Massa, Protes Tayangan Trans7 yang Dinilai Lecehkan Ponpes

Bagi santri kelas kecil untuk sementara waktu tetap belajar di rumah karena sebagian ada yang mengalami trauma pascainsiden ambruknya bangunan musholla tersebut.

"Anak-anak yang masih kecil secara psikis belum sepenuhnya pulih. Jadi kami anjurkan yang kembali saat ini adalah santri yang sudah lebih dewasa dan siap secara mental maupun fisik," imbuhnya.

Sebelumnya pihak keluarga korban merasa marah dan kecewa setelah kehilangan 4 orang keponakan sekaligus dalam ambruknya ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

Ia inginkan agar kasus ini bisa di usut tuntas oleh pihak berwajib terkait dugaan kelalaian yang harus mempertanggungjawabkan ini di hadapan hukum.

"Kalau memang di situ ada human error atau kelalaian manusia dalam hal pembangunan, ya harus diproses. Penegakan hukum itu harus ditegakkan," kata Fauzi, dilansir Bacakoran.co dari CNN Indonesia, Rabu (8/10/2025).

Empat keponakan Fauzi yaitu MH, MS, BD dan A yang jadi korban tewas dalam tragedi bangunan bertingkat pesantren tersebut.

BACA JUGA:Basarnas Resmi Tutup Operasi Pencarian Korban Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

BACA JUGA:Setelah Penyisiran Terakhir, Basarnas Resmi Tutup Pencarian Korban Runtuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Fauzi juga sebut anak kandungnya, TM, yang juga 'nyantri' di ponpes itu selamat.

Kategori :