BACAKORAN.CO — Selama bertahun-tahun, penyakit jantung dikenal sebagai ancaman utama bagi kelompok usia lanjut.
Namun, tren ini kini mengalami pergeseran yang cukup mengkhawatirkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, kasus penyakit jantung pada generasi muda semakin meningkat dan menjadi sorotan serius di kalangan medis.
Dokter dan peneliti mulai mencatat bahwa serangan jantung tidak lagi eksklusif menyerang mereka yang berusia di atas 50 tahun.
Bahkan, individu berusia 20 hingga 30-an tahun kini masuk dalam kelompok berisiko.
BACA JUGA:Waspada! Ini 4 Efek Jangka Panjang Rokok terhadap Kesehatan Jantung, Perokok Wajib Tahu!
BACA JUGA:Benarkah Sakit Lambung Bisa Menyebabkan Serangan Jantung? Ini Faktanya
Gaya hidup modern yang serba cepat, minim gerak, dan penuh tekanan disebut sebagai pemicu utama.
Dilansir dari kanal kesehatan Times of India, berikut beberapa faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit jantung di kalangan usia produktif:
1. Rokok
Kandungan nikotin dan karbon monoksida dalam rokok diketahui menyerang sistem pembuluh darah.
Zat-zat ini memicu peningkatan detak jantung dan tekanan darah, yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan serius.
“Nikotin dan karbon monoksida dari rokok menyerang pembuluh darah. Zat tersebut meningkatkan detak jantung, dan tekanan darah.”
BACA JUGA:Fakta Mengejutkan: 80 Persen Hampir Kena Serangan Jantung Gegara Olahraga Ini
Proses penumpukan kolesterol di arteri menyebabkan pengerasan dan penyempitan pembuluh darah, dikenal sebagai aterosklerosis.