Terungkap! 24 Perusahaan Tercemar Radiasi Cs-137, Kemenperin Bongkar Daftarnya!

Selasa 11 Nov 2025 - 10:15 WIB
Reporter : Ramadhan Evrin
Editor : Ramadhan Evrin

BACA JUGA:Penggeledahan Rumah NF di Cilincing, Polisi Temukan Barang Bukti Diduga Terkait Ledakan SMA 72

Namun menariknya, sebagian besar perusahaan masih tetap beroperasi secara normal selama proses pemetaan berlangsung.

“Tidak semua dikarantina, hanya titik dengan radiasi tertinggi yang difokuskan untuk penanganan,” tambahnya.

Lebih dari 1.500 pekerja di kawasan industri tersebut sudah menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk beberapa warga sekitar yang terindikasi bekerja di lokasi terdampak.

Sepatu dan Udang Indonesia Diduga Tercemar Radiasi

BACA JUGA:Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim, Kejagung Resmi Limpahkan Berkas ke JPU!

BACA JUGA:Lisa Mariana Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Video Syur, Polisi Beberkan Fakta Mengejutkan!

Kasus ini awalnya mencuat setelah otoritas Bea Cukai Belanda menemukan paparan radiasi Cs-137 pada beberapa kotak sepatu asal Indonesia.

Temuan tersebut memperlihatkan radiasi hingga 110 nanosievert per jam, yang mengindikasikan adanya kontaminasi dari proses produksi.

“Investigasi menunjukkan bahwa sepatu tersebut berasal dari pabrik di Banten. Satu pasang sepatu bahkan memiliki tingkat aktivitas mencapai 1,5 kilobecquerel Cs-137,” ungkap Setia.

Tak lama berselang, otoritas Amerika Serikat (US Customs dan FDA) juga mengumumkan larangan impor terhadap udang beku asal Indonesia setelah mendeteksi radiasi serupa.

BACA JUGA:Pemerintah Singgung PUBG Usai Ledakan SMAN 72 Jakarta, Siap Kaji Pembatasan Game Online

BACA JUGA:Bantah Tinggalkan Suami Karena Lulus PPPK, Sebut Pernah Diusir Akhinya Pamit Baik-baik

Produk tersebut berasal dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS) di Modern Cikande Industrial Estate, Banten.

Hasil penyelidikan mendalam menemukan sumber radiasi berasal dari tungku peleburan baja milik PT Peter Metal Technology (PMT).

“Kontaminan pada produk tersebut identik dengan residu dari peleburan baja di PT PMT,” kata Setia.

Diduga Berasal dari Limbah Medis Dalam Negeri

BACA JUGA:Muba Kaya Guru Honorer Sengsara, 11 Bulan Gaji Belum Dibayar

Kategori :