Terungkap! 24 Perusahaan Tercemar Radiasi Cs-137, Kemenperin Bongkar Daftarnya!

Selasa 11 Nov 2025 - 10:15 WIB
Reporter : Ramadhan Evrin
Editor : Ramadhan Evrin

BACAKORAN.CO - Fakta mencengangkan diungkap Kementerian Perindustrian (Kemenperin), di mana terdapat 24 perusahaan di Indonesia yang terpapar radiasi berbahaya Cesium-137 (Cs-137).

Cs-137 merupakan zat radioaktif yang bisa memicu kerusakan lingkungan hingga gangguan kesehatan serius.

Yang bikin heboh, beberapa perusahaan besar ikut terseret, mulai dari pabrik sepatu internasional PT Nikomas Gemilang, hingga produsen makanan olahan raksasa PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN).

Bahkan, sejumlah pabrik baja dan pengelola limbah B3 juga teridentifikasi memiliki kadar radiasi di atas batas aman.

BACA JUGA:DJ Bravy Akui Selingkuh, Erika Carlina Akhiri Hubungan: Ini Isi Chat Mesra dengan Lintang yang Kembali Viral

BACA JUGA:Polisi Tetapkan 4 Tersangka Peculikan Bilqis dari 3 Provinsi, Terungkap Jual Korban Via TikTok dan WhatsApp

Radiasi Cs-137 Ditemukan di 22 Titik Industri!

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta mengungkapkan, hasil investigasi dan pemetaan yang dilakukan menunjukkan 15 industri peleburan logam mengandung paparan radiasi antara 0,18 hingga 700 mikrosievert per jam.

“Selain itu, tiga industri pengelola limbah B3 memiliki paparan 0,24–0,4 mikrosievert per jam, sementara tiga industri makanan mencapai tingkat paparan hingga 152 mikrosievert per jam,” jelas Setia dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI.

Tak berhenti di situ, enam lokasi penimbunan scrap juga ditemukan memiliki paparan Cs-137 hingga mencapai 10.000 mikrosievert per jam.

BACA JUGA:KPK Geledah Kantor Plt Gubernur Riau, Dokumen Penting Disita dari Mobil Dinas

BACA JUGA:Terungkap, Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta Utara Sering Kunjungi Situs 'Dark Web'

Ini merupakan level yang tergolong ekstrem dan bisa membahayakan lingkungan sekitar bila tidak segera ditangani.

Operasi Gabungan Bapeten–BRIN–Polri Turun Tangan!

Menanggapi temuan tersebut, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) bersama BRIN dan Kepolisian RI langsung bergerak cepat melakukan dekontaminasi di 22 titik industri yang terpapar.

“Hingga akhir Oktober, proses dekontaminasi di semua titik sudah hampir rampung,” ujar Setia.

BACA JUGA:Pramono Usulkan Dua Proyek Besar DKI Masuk Proyek Strategis Nasional, Ini Detailnya

Kategori :