Pelaku Ledakan SMAN 72 Kendalikan Bom dari Jauh, Polisi: Remote Ditemukan Bersama Bahan Peledak

Rabu 12 Nov 2025 - 10:59 WIB
Reporter : Deby Tri
Editor : Deby Tri

BACAKORAN.CO - Update insiden ledakan SMAN 72 mengguncang lingkungan sekolah di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat, 7 November 2025.

Rangkaian penyelidikan terkini yang diungkap oleh Polda Metro Jaya dalam konferensi pers pada 11 November menunjukkan fakta mengejutkan.

Terbaru polisi mengungkap pelaku ledakan SMAN 72 melakukan aksinya dari jarak jauh menggunakan remote kontrol. 

Fakta Bom Rakitan dan Remote

Penyidik mengungkap bahwa dalam kasus bom rakitan SMAN 72, ditemukan total tujuh bom empat sudah meledak dan tiga masih dalam kondisi aktif.  

BACA JUGA:Pihak Kepolisian Ungkap Motif Ledakan SMAN 72 Jakarta Utara, Tersangka Diduga Kurang Dirangkul Lingkungan?

BACA JUGA:Penggeledahan Rumah NF di Cilincing, Polisi Temukan Barang Bukti Diduga Terkait Ledakan SMA 72

Seperti diketahui bom di masjid sekolah meledak tanpa pelaku berada di dalam masjid, karena ditemukan remote di lokasi kedua (taman baca) yang digunakan untuk memicu ledakan. 

“Jadi berdasarkan temuan tersebut analisa kami terduga pelaku itu meledakkan posisi yang bersangkutan itu tidak di dalam masjid karena remote kami temukan di taman baca,” ujar Kombes Henik Maryanto. 

Kronologi dan Lokasi Ledakan di SMAN 72 Jakarta 

Menurut penyidikan penyelidikan ledakan SMAN 72, dua bom meledak di masjid sekolah, empat bom di area bank sampah, dan satu di taman baca.  

BACA JUGA:Terungkap, Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta Utara Sering Kunjungi Situs 'Dark Web'

BACA JUGA:Pemerintah Singgung PUBG Usai Ledakan SMAN 72 Jakarta, Siap Kaji Pembatasan Game Online

CCTV juga merekam gerak-gerik siswa terduga sebagai siswa pelaku ledakan SMAN 72, yang tiba di sekolah pagi hari, membawa tas merah, melepas seragam, membawa senjata mainan sebelum ledakan. 

Motif dan Profil Pelaku

Penyidik menyebut bahwa pelaku ledakan SMAN 72 merupakan anak berkonflik dengan hukum (ABH) yang merasa sendiri dan tidak punya tempat curhat, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.  

Walaupun begitu, aparat menegaskan bahwa peristiwa ini tidak terkait jaringan terorisme. 

Peristiwa ledakan SMAN 72 menyebabkan puluhan korban dilarikan ke rumah sakit.  

Kategori :