BACAKORAN.CO - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan kembali berjalan serempak di seluruh Indonesia mulai tanggal 8 Januari 2026.
Program ini, yang telah menjadi salah satu pilar penting dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, akan kembali hadir dengan persiapan matang agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran.
Menurut keterangan resmi BGN, masa persiapan akan berlangsung pada tanggal 2, 3, serta 5 hingga 7 Januari 2026.
Pada periode tersebut, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di berbagai daerah akan melakukan pengecekan dan penguatan operasional.
BACA JUGA:Truk Muatan Keramik Rem Blong di Pasar Kertek Wonosobo, Muatan Berserakan!
Persiapan ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kesiapan dapur, distribusi makanan, ketersediaan sumber daya manusia, hingga penguatan standar keamanan pangan.
Hal ini dilakukan agar ketika program kembali berjalan, masyarakat penerima manfaat dapat memperoleh layanan dengan kualitas terbaik tanpa kendala berarti.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menekankan bahwa penyaluran MBG akan selalu menyesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan serta aktivitas keluarga penerima manfaat.
Ia menegaskan bahwa fleksibilitas menjadi kunci dalam pelaksanaan program ini. Misalnya, bagi anak sekolah, layanan MBG bersifat opsional selama masa libur.
BACA JUGA:Alhamdulillah, Penurunan Fatalitas Mudik Nataru Capai 23,23 Persen
Jika ada kendala teknis yang membuat makanan tidak dapat diambil atau dikirim, hal tersebut tidak akan menjadi masalah.
Namun, bagi keluarga atau individu yang benar-benar membutuhkan, layanan tetap akan diberikan secara penuh.
Dengan demikian, program ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.