Viral! Makanan Bergizi Gratis Dibagikan Pakai Kantong Plastik, SPPG Karyasari Buka Suara

Sabtu 10 Jan 2026 - 18:47 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Ayu

BACAKORAN.CO - Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari yang berlokasi di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya sebuah video yang sempat viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan proses distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan menggunakan kantong plastik.

Publik kemudian mempertanyakan mengapa makanan yang seharusnya didistribusikan dengan wadah standar justru terlihat dibagikan dengan cara yang dianggap kurang sesuai prosedur.  

Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menjelaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Kamis, 8 Januari.

BACA JUGA:3 Material Terbaik untuk Teras Rumah Tropis: Estetik, Awet, dan Nyaman di Iklim Indonesia

BACA JUGA:Nyaman Banget Gaes! 3 Inspirasi Teras Rumah Murah Meriah Tapi Estetik Abis

Pada hari itu, pihak SPPG Karyasari menyiapkan menu MBG khusus untuk kelompok penerima manfaat yang dikenal dengan istilah 3B, yaitu ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), serta balita.

Kelompok ini memang menjadi prioritas utama dalam program MBG karena kebutuhan gizi mereka sangat penting untuk tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu.  

Menurut Dimas, seluruh makanan sebenarnya telah dipersiapkan dengan baik dan didistribusikan menggunakan ompreng, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Ompreng dipilih sebagai wadah resmi karena dianggap lebih aman, higienis, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

BACA JUGA:3 Inspirasi Rumah Mezzanine Minimalis: Renovasi Hemat Biaya, Ruang Sempit Jadi Lapang!

BACA JUGA:5 Toko Furniture Terbaik di Indonesia, Nomor 3 Bikin Rumah Minimalis Jadi Mewah!

Namun, setelah ompreng tiba di lokasi penerima manfaat, terjadi perubahan dalam cara penyajian.

Salah seorang kader posyandu yang bertugas di lapangan memindahkan makanan dari ompreng ke dalam kantong plastik.

Tindakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak SPPG dan jelas tidak sesuai dengan SOP penyajian MBG.  

Kategori :