BACAKORAN.CO - Isu pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke kepolisian menuai sorotan luas.
Kali ini pembelaan datang dari sosok berpengaruh di kalangan pesantren dan nahdliyin atau yang akrab disapa Gus Salam.
Dengan tegas, ia menyatakan Gus Salam bela Pandji Pragiwaksono dan menilai langkah pidana terhadap sang komika sebagai tindakan yang tidak tepat dalam negara demokrasi.
Gus Salam menegaskan bahwa materi yang dibawakan Pandji dalam pertunjukan stand up comedy Mens Rea merupakan ekspresi pikiran jujur.
BACA JUGA:Heboh! Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Dilaporkan, Polda Metro Jaya Turun Tangan
Menurutnya apa yang disampaikan Pandji lahir dari keyakinan pribadi yang juga dirasakan banyak orang.
Karena itu Gus Salam bela Pandji Pragiwaksono sebagai bentuk perlindungan terhadap kebebasan berekspresi.
Ia menilai kritik melalui komedi tidak bisa disamakan dengan fitnah atau pencemaran nama baik.
Justru, komedi menjadi medium aman untuk menyampaikan kegelisahan publik terhadap praktik demokrasi dan tata kelola negara yang dirasa janggal.
BACA JUGA:OTT KPK di Kanwil Pajak Jakarta Utara, DJP Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Korupsi
Dalam pandangan Gus Salam, komika seperti Pandji hanya menyuarakan apa yang banyak dirasakan masyarakat.
Gus Salam bela Pandji Pragiwaksono dengan alasan bahwa kritik tersebut adalah refleksi keganjilan yang nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Jika kritik semacam ini dibungkam lewat jalur hukum, ruang demokrasi justru akan menyempit.
Ia menambahkan bahwa masyarakat seharusnya mampu membedakan antara kritik dan serangan personal.
BACA JUGA:Viral! Makanan Bergizi Gratis Dibagikan Pakai Kantong Plastik, SPPG Karyasari Buka Suara