Review Suzuki S-Presso AGS, Mobil Rp 180 Jutaan yang Lincah di Kota tapi Punya Kekurangan Ini

Rabu 14 Jan 2026 - 21:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

Fitur kaca depan dan spion elektrik menambah kenyamanan pengemudi.

Kekurangan Suzuki S-Presso AGS

BACA JUGA:Harga Turun Suzuki Fronx Bekas: Desain Mewah dan Mesin Cocok Diajak Road Trip

BACA JUGA:Berakhir Produksi Pada 2016, Suzuki Splash City Car Legendaris yang Tetap Jadi Pilihan Mobil Bekas Favorit

Keterbatasan Jok Belakang  

Desain jok belakang kurang praktis karena harus menarik dua tuas sekaligus untuk melipatnya.

Selain itu, hanya tersedia dua seatbelt dan dua headrest, sehingga kapasitas aman maksimal hanya empat orang.

Desain Eksterior yang Kontroversial  

Tampilan cungkring dan cingkrang membuat desain eksterior S-Presso sering menuai kritik.

Banyak pemilik memilih memodifikasi agar tampil lebih menarik. Namun, hal ini tetap subjektif dan bergantung pada selera masing-masing.

Karakter Mesin dan Transmisi  

Mesin tiga silinder menghasilkan getaran cukup terasa, terutama saat idle atau kondisi dingin. Suara mesin juga kurang halus.

Transmisi AGS yang otomatis sering dianggap kurang responsif, sehingga banyak pengemudi lebih nyaman menggunakan mode manual untuk mengatur perpindahan gigi.

Setir dan Handling  

Karakter setir terasa agak berat dan tidak langsung kembali ke posisi tengah setelah berbelok.

Saat putar balik, ban terasa lambat menyesuaikan arah, sehingga butuh adaptasi bagi pengemudi yang terbiasa dengan setir lebih responsif.

Getaran Mesin di Kabin  

Kategori :