Warna outsole pada sepatu original terlihat solid dan konsisten, sedangkan versi fake mirror biasanya tampak lebih pucat atau kekuningan.
4. Heel dan Cutting
Pada sepatu original, bagian heel terlihat rapi dan simetris.
Sementara pada versi fake, sering ditemukan cutting miring atau tidak presisi, meski sekilas sulit disadari.
BACA JUGA:Specs Accelerator Lightspeed 4 Pro FG, Sepatu Bola Lokal Andalan untuk Pemain Cepat dan Lincah
5. Jahitan dan Insole
Jahitan bagian dalam sepatu fake mirror bisa terlihat sangat mirip.
Bahkan insole sama-sama bisa dilepas.
Inilah yang membuat fake mirror sangat menipu.
Harga Murah Bukan Jaminan, Harga Mahal Juga Belum Tentu Asli
Banyak orang masih mengira harga bisa menjadi patokan keaslian.
Faktanya, fake mirror bisa dijual dengan harga tinggi, bahkan mendekati harga pasar Adidas Samba OG original yang berkisar Rp2,3–2,4 juta.
Artinya, harga “masuk akal” pun belum tentu menjamin sepatu tersebut asli.
BACA JUGA:Ortuseight Catalyst Legend FG, Sepatu Bola Lokal Ringan dengan Performa Andal di Lapangan
Justru harga yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan (too good to be true) patut dicurigai.
Fakta lain yang tak kalah penting, tidak semua penjual fake mirror berniat menipu.
Dalam beberapa kasus, penjual ternyata juga korban karena tertipu supplier.